Pakistan-India bersedia berunding lagi

Sumber gambar, AFP
India dan Pakistan menyatakan mereka sepakat memulai lagi perundingan membahas "semua masalah".
Perundingan kedua negara terhenti setelah serangan teroris terhadap Mumbai tahun 2008 yang menuduh militan Pakistan melakukan aksi tersebut.
Keputusan itu diambil setelah pertemuan menteri luar negeri kedua negara di Bhutan akhir pekan lalu.
Pakistan menyatakan menteri luar negerinya akan mengunjungi India bulan Juli untuk mengkaji kemajuan dialog kedua negara.
Pernyataan yang dikeluarkan secara bersamaan di Delhi dan Islamabad menyebutkan, babak baru perundingan ini akan memfokuskan kepada isu kontra terorisme, kemanusiaan dan perbatasan.
Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani dikutip kantor berita AP menyambut baik rencana itu dan memuji PM India Manmohan Singh karena "membuka babak baru dalam hubungan kedua negara yang akan disambut sepenuhnya oleh Pakistan".
India dan Pakistan terlibat perang tiga kali sejak merdeka dari Inggris tahun 1947, dua diantaranya karena masalah Kashmir.
Perubahan sikap India ini diduga buah dari upaya perdamaian setelah 10 militan dari Pakistan menguasai kawasan finansial Mumbai November 2008, menewaskan 166 orang.
India menuduh intelijen Pakistan terlibat dalam rencana penyerangan dan menegaskan tidak akan kembali berunding sampai Pakistan menumpas Lashkar-e-Taiba, kelompok dituduh yang melakukan serangan itu.





























