Presiden Mesir Husni Mubarak akhirnya mengundurkan diri setelah unjuk rasa massal sejak 25 Januari.
Keterangan gambar, Ratusan ribu warga Mesir yang berdemonstrasi di Lapangan Tahrir, Kairo, larut dalam suka cita demi mendengar pengumuman bahwa Husni Mubarak akhirnya mundur setelah digoyang gelombang protes sekitar tiga pekan.
Keterangan gambar, Sejumlah pengunjuk rasa menangis gembira setelah mendengar Mubarak turun.
Keterangan gambar, Sebagian penduduk sudah merayakan sebelum pengumuman resmi.
Keterangan gambar, Pesta terbesar Mesir yang melibatkan generasi tua dan muda.
Keterangan gambar, Kairo dipenuhi warna merah, putih dan hitam, warna bendera Mesir.
Keterangan gambar, Di pagi hari, pengunjuk rasa mulai mengkaji kembali apa yang sebenarnya terjadi.
Keterangan gambar, Hubungan militer dan pengunjuk rasa pada umumnya baik.
Keterangan gambar, Pengunjuk rasa menolak pernyataan Mubarak bahwa para demonstran tidak mengecam dirinya.
Keterangan gambar, Sholat Jumat dihadiri lebih banyak orang.
Keterangan gambar, Pengunjuk rasa anti pemerintah menangis saat Sholat Jumat.
Keterangan gambar, Pengunjuk rasa anti pemerintah mengajak sholat Jumat di depan tentara istana presiden.
Keterangan gambar, Demontrasi besar-besaran di Iskandaria.
Keterangan gambar, Wakil Presiden Omar Suleiman mengumumkan Husni Mubarak, 82 tahun mengundurkan diri dari kursi presiden. Suleiman juga otomatis kehilangan kursi presiden setelah mengumumkan Mubarak lengser.
Keterangan gambar, Sambil melambaikan bendera nasional dan menunjukkan tanda kemenangan, massa warga Mesir menyambut lengsernya Mubarak, yang berkuasa sejak tahun 1981.
Keterangan gambar, Jalan-jalan di sekitar Lapangan Tahrir, Kairo, berubah menjadi arena luapan euforia warga Mesir yang sudah lama menuntut Mubarak lengser.
Keterangan gambar, Sekelompok pengunjuk rasa perempuan menangis karena keterharuan setelah mendengar Presiden Mubarak akhirnya mundur.
Keterangan gambar, Husni Mubarak meletakkan menyusul lengsernya Presiden Tunisia Ben Al yang juga lama berkuasa.
Keterangan gambar, Suka cita juga menjalar ke warga Mesir di perantauan, termasuk di ibukota Inggris, London, yang berunjuk rasa di depan kedutaan besar mereka.