AS dukung pendemo Iran

Iran protester

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyatakan dukungan penuh kepada ribuan pendukung oposisi yang melakukan aksi demonstrasi di Teheran, Iran, Senin (14/02) kemarin.

Clinton mengatakan kalau mereka layak untuk mendapatkan ''hak yang sama seperti yang mereka saksikan di Mesir'' dan mendesak Iran agar ''membuka'' sistem politiknya agar lebih mendengar suara oposisi dan rakyat.

''Secara jelas dan tegas pemerintah AS mendukung para pendemo,'' kata Hillary Clinton.

''Apa yang kita lihat di Iran ini merupakan sebuah wasiat bagi warga Iran, dan sebuah tanda kemunafikan dari rezim berkuasa di Iran yang dalam beberapa minggu sebelumnya memuji apa yang dilakukan oleh warga Mesir,'' tegas Clinton.

Dalam aksi demonstrasi itu sendiri satu orang dilaporkan tewas akibat ditembak dalam sebuah pertikaian berdarah antara pendemo dengan pasukan keamanan di Teheran.

Lusinan lainnya ditahan, dan para pemimpin oposisi dijadikan tahanan rumah. Mehdi Karroubi, yang pernah bersitegang dengan Mahmoud Ahmadinejad saat pemilihan presiden Juni 2009, merupakan salah satu tokoh yang mengalami penahanan rumah, termasuk pemimpin oposisi Mir Hossein Mousavi.

Sejumlah laporan yang diterima BBC menyebutkan larangan aksi demonstrasi juga berlaku di sejumlah kota seperti Isfahan, Mashhad dan Shiraz.

Aksi kemarin merupakan demo terbesar sejak Desember 2009. Ribuan pendukung oposisi berkumpul di Lapangan Azadi Teheran sebagai bagian dari solidaritas pemberontakan warga di Tunisia dan Mesir.

Mereka berteriak : ''Kematian bagi para diktator''.