Iran segera adili tiga warga AS

Dua dari tiga warga AS ini segera menjalani pengadilan di Iran.
Keterangan gambar, Dua dari tiga warga AS ini segera menjalani pengadilan di Iran.

Tiga warga negara Amerika Serikat segera menjalani proses pengadilan di Iran setelah dituding melakukan kegiatan mata-mata di negeri itu.

Ketiga orang itu Sarah Shourd, Josh Fattal dan Shane Bauer ditahan tahun 2009 lalu ketika mereka sedang mendaki sebuah gunung di perbatasan Iran dan Irak.

Sarah Shourd berhasil dibebaskan dengan jaminan dan kini sudah berada di Amerika Serikat. Namun, pengadilan Iran tetap mengadilinya secara in absentia.

Kuasa hukum para warga AS Masoud Shafii mengatakan dia tidak diberi kesempatan menemui kliennya sebelum persidangan yang digelar di bawah hubungan yang memanas antara AS dan Iran.

"Seharusnya saya bertemu dengan Josh dan Shane untuk mempersiapkan mereka menghadapi sidang. Namun saya tidak mendapat izin," kata Masoud kepada kantor berita AFP.

"Saya hanya mendapat izin bertemu mereka satu atau dua jam sebelum sidang," tambah Masoud.

Uang jaminan

Pengadilan ini seharusnya digelar November lalu namun ditunda karena Sarah Shourd tidak bisa menghadiri sidang.

Sarah kemudian dibebaskan dengan alasan kesehatan tahun lalu dan diperbolehkan kembali ke AS setelah membayar jaminan sebesar US$500 ribu atau hampir Rp 4,5 miliar.

Pemerintah Iran mengatakan Sarah akan kehilangan uang jaminannya jika dia tidak menghadiri persidangan. Namun, Masoud Shafii yakin Sarah tidak akan hadir dalam sidang.

Ketiga orang ini ditahan Julil 2009 ketika tengah melakukan pendakian di pegunungan di kawasan Kurdistan, Irak dekat perbatasan Iran.

Mereka dituduh melintasi perbatasan secara ilegal, namun ketiganya membantah tudingan itu dan mengatakan kemungkinan mereka melintasi perbatasan secara tidak sengaja.

Sementara itu, tuduhan melakukan aksi mata-mata yang terancam hukuman mati ditambahkan kemudian.

Pemerintah AS berulangkali mengatakan pengadilan itu tidak berdasar sama sekali dan meminta Iran segera melepaskan Josh Fattal dan Shane Bauer.