Protes di daerah Gaddafi

Sumber gambar, Reuters
Keamanan Libia menggunakan gas air mata untuk membubarkan ratusan pengunjuk rasa dari jalan-jalan setelah sembahyang Jumat di daerah kekusaaan Kolonel Gaddafi di Tripoli.
Wartawan BBC di daerah demonstrasi di Tajoura di bagian timur mengatakan pengunjuk rasa membakar bendera resmi Libia.
Polisi rahasia memperkuat keamanan di daerah tersebut sebelumnya dan pendukung Gaddafi mendirikan pos pemeriksaan.
Pasukan pemerintah melancarkan serangan udara baru pada wilayah pemberontak di timur.
Kerusuhan yang mulai terjadi pertengahan bulan Februari bertujuan mengakhiri kekuasaan Kolonel Gaddafi yang sudah berlangsung selama 41 tahun. Usaha ini sepertinya mengalami kebuntuan.
Al Qaida
Wartawan BBC Wyre Davies di Tajoura mengatakan para pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan, mendesak diturunkannya pemerintahan Gaddafi.
"Mereka menembakkan gas air mata," lapor wartawan Reuters di tempat kejadian. "Saya mendengar tembakan. Penduduk melarikan diri."
Sebelumnya keadaan tegang saat sembahyang Jumat berlangsung di mesjid utama daerah tersebut. Polisi rahasia terlihat bertugas di luar gedung.
Pemerintah melarang sejumlah wartawan asing keluar dari hotel di Tripoli untuk melindungi mereka dari "kelompok al Qaida".





























