Bom pinggir jalan Afghanistan bunuh 12 orang

Paling tidak 12 warga sipil tewas karena bom pinggir jalan di Afghansitan timur.
Lima orang lagi luka-luka dalam serangan di provinsi Paktika itu, dekat perbatasan dengan Pakistan.
Gubernur provinsi itu menuding "musuh-musuh perdamaian sekali lagi membeberkan wajah tiran mereka kepada publik" - ucapnya, yang tampaknya merujuk kepada Taliban yang sampai saat ini belum mengatakan apakah mereka terlibat dalam pengeboman itu.
Presiden Hamid Karzai mengatakan pengeboman itu "melanggar semua prinsip agama Islam".
Paktika selama ini menjadi sasaran berbagai serangan kelompok perlawanan.
Kota itu sering digunakan oleh para militan untuk menyerang pasukan pimpinan Amerika di negara itu.
Kedua belas warga sipil itu baru saja memasuki Afghanistan dari Pakistan.
Mereka sedang mengemudi mobil melewati provinsi Paktika ketika mobil mereka terkena bom pinggir jalan.
Dua wanita dan lima anak termasuk korban tewas.
Bom-bom pinggir jalan yang sering menjadi senjata kelompok perlawanan biasanya ditujukan bagi aparat keamanan dan pejabat Afghanistan. Tetapi warga sipil justru sering menjadi korban.
Sebelumnya sejumlah pengunjuk rasa di Kabul mengadakan aksi menentang Amerika, dipicu kemarahan karena semakin banyak warga sipil yang terbunuh oleh kedua belah pihak.





























