Komandan pemberontak Kolombia tewas

Pasukan Kolombia terus memerangi FARFC di kawasan pedesaan dan hutan negeri itu.

Sumber gambar, 1

Keterangan gambar, Pasukan Kolombia terus memerangi FARFC di kawasan pedesaan dan hutan negeri itu.

Angkatan Bersenjata Kolombia mengklaim telah menewaskan seorang pimpinan kelompok pemberontak Tentara Revolusioner Rakyat Kolombia (FARC) di dekat perbatasan dengan Ekuador.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos mengatakan pimpinan FARC itu adalah Oliver Solarte yang mengendalikan penyelundupan senjata dan obat bius di kawasan selatan negeri itu.

Presiden Santos menambahkan tewasnya Solarte merupakan pukulan yang sangat keras bagi pemberontak berhaluan kiri itu.

"Saya ingin katakan kepada mereka sekali lagi, jika mereka tetap melakukan apa yang mereka lakukan saat ini maka mereka akan tewas satu demi satu," kata Presiden Santos.

Sebab, lanjut presiden, pemerintah tidak akan mengendurkan pengawasan dan tetap menjadikan pemberontak sebagai sasaran utama.

Beberapa jam sebelumnya, Angkatan Bersenjata juga melaprkan telah berhasil menewaskan enam anggota pemberontak di sebuah operasi terpisah di kawasan La Macarena di bagian utara Kolombia.

FARC adalah kelompok pemberontak kiri tertua dengan anggota terbesar di Kolombia.

Dalam beberapa tahun terakhir, FARC mengalami kemunduran siginifikan dengan kehilangan hampir separuh pasukannya dan banyak pimpinan utamanya.

Namun, FARC masih memiliki ribuan anggota dan masih berkeliaran di sebagian besar kawasan pedesaan Kolombia terutama di bagian selatan dan timur negeri itu.

FARC mendanai operasi militernya dengan menanam dan melakukan jual beli kokain.