Korut bersedia kembali berunding

korea talks
Keterangan gambar, Korut bersedia kembali ke dialog tapi tanpa syarat apapun

Korea Utara menyatakan siap untuk kembali berunding terkait program pengayaan nuklir negara itu dalam pembicaraan enam pihak.

Pernyataan ini disampaikan kepada wakil menteri luar negeri Rusia Alexei Borodavkin.

Masalah pembicaraan ini merupakan salah satu dari halangan untuk kembali isu pelucutan senjata, sementara Korea Selatan juga menginginkan agar Korea menyampaikan permohonan maaf atas tindakan agresinya yang beberapa kali melancarkan uji coba misil dan diyakini bertanggung jawab dalam penenggelaman sebuah kapal milik Korsel.

Seorang duta Korsel disebut-sebut tengah dalam perjalanan ke Rusia guna mendesak pembicaraan.

Keributan diplomasi terbaru ini muncul hanya sebulan setelah pembicaraan antara Utara dan Selatan pecah dalam kesengitan.

Kantor berita negara Korea Utara, KCNA, melaporkan komentar dari kementerian luar negeri Pyongyang setelah empat hari kunjungan Borodavkin menemui Menteri Luar Negeri Korut Pak Ui-Chun.

"Korea Utara bersedia kembali ke dalam dialog enam pihak tanpa ada syarat apapun,'' demikian isi komentar tersebut.

KCNA mengutip seorang juru bicara kementerian yang mengatakan kalau Korea Utara tidak ''berkeberatan masalah program pengayaan uranium dibicarakan dalam dialog tersebut''.

Selama ini Pyongyang selalu mengatakan pengayaan uranium itu merupakan bagian dari program energi tetapi AS dan negara lain mengkhawatirkan kalau sebenarnya Korea Utara tengah membanhun senjata nuklir.

Pembicaraan enam pihak melibatkan Korea Utara dan Selatan, Jepang, AS dan Rusia dan sudah terhenti selama dua tahun.

Korut meninggalkan pembicaraan di bulan April 2009 dan melancarkan uji coba nuklir Mei tahun 2009.