Menlu Libia umumkan gencatan senjata

Mussa Kussa, Libya FM

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Menlu Mussa Kussa mengecam sikap Dewan Keamanan PBB terhadap negaranya

Libia mengumumkan gencatan senjata untuk melindungi warga sipil beberapa jam setelah Dewan Keamanan PBB mendukung resolusi larangan terbang di atas negara Afrika utara tersebut,.

Menteri Luar Negeri Libia Mussa Kussa mengatakan gencatan senjata tersebut dimaksudkan ''untuk melindungi warga sipil''.

Resolusi baru yang dikeluarkan PBB mendukung ''semua langkah'' untuk melindungi warga sipil, tapi tidak sampai mendukung pendudukan.

Dia mengatakan Dewan Keamanan telah bertindak di luar nalar dengan memberikan otorisasi penggunaan aksi militer terhadap Libia.

Menurut Kussa, keputusan DK melanggar Piagam PBB dan kedaulatan Libia.

Barat bersiap

Sebelum pengumuman gencatan senjata, pertemuran antara pasukan yang setia kepada pemimpin Libia Kol Muammar Gaddafi dan pasukan pemberontak dilaporkan berlanjut.

Negara-negara Barat, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Jerman membahas cara menegakkan larangan terbang di atas Libia.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan pesawat tempur Inggris akan dikerahkan dalam beberapa jam kedepan untuk melaksanakan aksi di atas Libia.

Cameron mengatakan kepada parlemen bahwa Inggris akan segera bekerja sama dengan para sekutunya untuk menegakkan resolusi DK PBB yang dikeluarkan hari Kamis (17/3).

Sebelumnya Prancis mengatakan serangan udara terhadap sasaran-sasaran milik pemerintah Libia bisa dimulai dalam beberapa jam, dan Prancis akan ikut serta.

Salah seorang putra Kolonel Gaddafi, Saif al-Islam, mengatakan Libia tidak takut akan aksi militer PBB.