Hamas tembakkan puluhan roket ke Israel

Sumber gambar, AP
Kelompok Palestina yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, menembakkan puluhan roket ke Israel pada pagi Sabtu.
Sumber-sumber militer di Israel mengatakan sekitar 50 roket mendarat di bagian selatan negara itu. Militer mengatakan dua warga Israel luka ringan, sementara Hamas mengatakan tiga warga Palestina luka-luka, satu luka berat, terkena tembakan tank Israel ke Gaza.
Hamas sebelum ini meminta para pejuang militan agar berhenti menyerang Israel. Tetapi, perkembangan terbaru ini kelihatannya merupakan eskalasi permusuhan antara kedua pihak, kata wartawan kami di Kota Gaza, Jon Donnison.
Jumlah roket yang ditembakkan Hamas ini diduga yang terbesar dalam satu hari sejak Perang Gaza berakhir pada bulan Januari 2009.
Sejak konflik berakhir, biasanya kelompok-kelompok militan lain di Gaza yang melancarkan serangan roket ke Israel. Hamas mengatakan mereka selama ini berusaha mencegah serangan.
Kali ini sayap militer Hamas mengatakan pihaknya menembakkan puluhan roket. Dikatakan, pihaknya hanya membalas serangan udara Israel pekan ini yang menewaskan dua anggota Hamas.
Banyak warga di Gaza memperkirakan Israel akan kembali melancarkan serangan udara akhir pekan ini.
Selama dua tahun situasi relatif tenang di perbatasan Gaza-Israel menyusul Operasi Castlead, yang merupakan operasi besar Israel.
PBB mengatakan dalam operasi dengan gempuran besar ini lebih 1.300 orang Palestina tewas, sedangkan korban di pihak Israel 13 orang tewas.





























