Upaya selamatkan perundingan Timur Tengah

Pemukim Yahudi sudah mulai membangun rumah lagi di Tepi Barat
Keterangan gambar, Pemukim Yahudi sudah mulai membangun rumah lagi di Tepi Barat

Utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah George Mitchell bertemu pemimpin Palestina Mahmoud Abbas di tengah kekhawatiran bahwa perundingan damai Israel-Palestina yang digulirkan lagi mungkin ambruk.

Sementara itu, diplomat senior Uni Eropa Baroness Ashton juga akan berkunjung ke kawasan untuk mengadakan pembicaraan krisis.

Palestina mengancam menarik diri dari perundingan, kecuali Israel memperpanjang pembekuan sebagian pembangunan pemukiman Yahudi yang berakhir hari Minggu (26/9).

Juru runding Palestina mengulang sikap mereka bahwa mereka tidak akan menerima kompromi mengenai isu pemukiman Yahudi.

Baroness Ashton mengulangi dalam suatu pernyataan bahwa Uni Eropa menyesalkan keputusan Israel untuk tidak memperpanjang pembekuan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

Amerika Serikat sudah menyatakan kekecewaan atas keputusan Israel tersebut.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan koalisi sayap kanan yang dia pimpin bisa retak jika pembekuan pembangunan diperpanjang.

Namun, Palestina mengatakan perundingan, yang baru dimulai lagi di Washington empat pekan lalu, sia-sia jika rumah pemukim Yahudi yang bertambah masih terus mencaplok lahan yang mereka akan jadi menjadi bagian dari negara Palestina di masa datang.

''Kami tidak akan menerima kompromi mengenai isu pemukiman,'' kata perunding Palestina Nabil Shaath dalam pernyataan hari Rabu, seperti dikutip kantor berita Palestina, Maan.

Seruan Hamas

Presiden Obama menggulirkan kembali perundingan Timur Tengah
Keterangan gambar, Presiden Obama menggulirkan kembali perundingan Timur Tengah

Shaat mengatakan Israel harus dipersalahkan atas macetnya perundingan jika Israel bersikeras memperluas pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki.

Menyusul perundingan dengan pemimpin Israel hari Rabu, Mitchel mengatakan dia tidak ragu oleh ''gejolak di jalan'', tapi tidak mengisyaratkan kompromi yang mungkin diterima.

Mitchel berkunjung ke Ramallah hari Kamis untuk bertemu Abbas, sedangkan Lady Ashton akan memulai dua hari pembicaraan dengan pemimpin Palestina dan Israel.

Rabu malam, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Abul Gheit mengatakan dia tidak optimistis bahwa perundingan akan berlanjut ''selama keadaan tidak berubah''.

Abbas secara tersirat menyatakan dia akan mengambil keputusan tentang kelanjutan perundingan setelah pertemuan pimpinan negara-negara Liga Arab di Kairo hari Rabu.

Pertemuan tersebut diundur dua hari untuk memberi waktu ekstra untuk upaya menyelamatkan perundingan damai, kata juru bicara Liga Arab.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza dan tidak ikut serta dalam perundingan dengan Israel, mengimbau Abbas agar menarik diri dari meja perundingan.

Israel menduduki Tepi barat sejak Perang Timur Tengah 1967, dan memukimkan sekitar 500.000 orang Yahudi di lebih dari 100 pemukiman yang dinyatakan ilegal berdasarkan hukum internasional, meski Israel memperselisihkan pandangan tersebut. Sekitar 2,5 juta juta warga Palestina bermukim di Arab.