Pertemuan pemimpin negara bahas situasi Libia

Pemberontak Libya

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pemberontak Libia masih menguasai sejumlah kota di Libia

Pemimpin Inggris, AS, Prancis dan negara Arab bertemu di Paris untuk membahas aksi militer di Libia dalam kerangka baru resolusi PBB.

Sekjen PBB Ban Ki-moon, yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan dunia harus satu suara dalam kasus Libia.

Kamis (17/3) lalu, Resolusi Dewan Keamanan disahkan untuk melindungi masyarakat sipil.

Presiden AS Barack Obama mengatakan pasukan pro-Gaddafi harus menghentikan serangan kepada para pemberontak atau akan menghadapi aksi militer.

"Gaddafi harus menghentikan pasukannya untuk menguasai Benghazi, menarik pasukan dari Ajdabiya, Misrata dan Zawiya dan melakuka pengadaan air, listrik dan pasokan gas ke seluruh area," kata Obama pada Jumat (18/3).

Pada Jumat (18/3) pemerintahan Kolonel Muammar Gaddafi mengumumkan gencatan senjata secara sepihak, tetapi kenyataanya serangan terhadap kelompok kontra Gaddafi masih terus berlanjut.

Wartawan BBC Ian Pannell melaporkan dari kota yang dikuasai pemberontak di Benghazi, ledakan keras masih terdengar dari bagian barat wilayah itu pada Sabtu (19/3) dan pesawat tempur masih terlihat di udara Libia, tetapi sulit untuk memastikan apakah serangan itu berasal dari pasukan Gaddafi.

Dewan keamanan PBB melakukan pemungutan suara untuk melaksanakan gencatan senjata dan penghentian penggunaan pasukan keamanan - termasuk memberlakukan zona larangan terbang untuk mencegah pasukan pro Gaddafi menembaki kelompok pemberontak.

Duta besar Prancis untuk PBB, Gerard Araud, mengatakan kepada BBC, bahwa dia mengharapkan intervensi militer dibahas dalam pertemuan Sabtu (19/3) ini.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris David Cameron - yang juga hadir dalam pertemuan- mengatakan pesawat tempur Inggris menuju wilayah itu.

"Kita berkejaran dengan waktu dan harus siap bertindak cepat," kata Cameron.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menjadi tuan rumah pertemuan itu. Sementara Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton akan hadir untuk mewakili pemerintah Obama.