Pesawat Amerika Serikat jatuh di Libia

F-15 Strike Eagle di pangkalan Aviano, Italia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Militer Amerika Serikat mengatakan pesawat F-15 jatuh, bukan karena ditembak

Pemerintah Amerika Serikat membenarkan bahwa sebuah pesawat tempurnya jatuh di Libia, Selasa (22/3).

Juru bicara militer Amerika Kenneth Fiddler mengatakan kepada BBC bahwa seorang awak sudah berhasl diselamatkan, sedangkan satu lagi masih dalam proses pencarian.

Dia mengatakan sejauh ini tidak ada indikasi pesawat F-15 Eagle jatuh karena ditembak. Belum jelas lokasi jatuhnya pesawat.

Perkembangan ini terjadi ketika serangan udara terhadap posisi-posisi pasukan pemerintah Libia memasuki malam ketiga.

Pemerintah Libia mengatakan sebuah pangkalan angkatan laut dan desa nelayan dekat Tripoli terkena serangan udara dari pasukan internasional.

Menurut pemerintah Libia, serangan ini merupakan bukti serangan-serangan udara tidak ada kaitannya dengan upaya melindungi warga sipil.

Pertempuran

Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Tripoli, Alan Little, pemerintah Libia menekankan bahwa warga sipil tewas dan mengalami luka-luka.

"Rumah-rumah sakit kami penuh," kata seorang menteri kepada BBC.

Sementara itu, pertempuran antara pasukan yang setia kepada pemimpin Libia Muammar Gaddafi dan pemberontak terus berlangsung.

Seorang dokter di Misrata mengatakan kota mendapatkan serangan granat dan tembakan secara membabi buta.

Dia menambahkan jumlah orang yang meninggal semalam mencapai 22 orang dan lebih dari 100 lain mengalami luka-luka.

Di kota Zintan, di barat daya dari Tripoli, seorang wartawan Swiss melaporkan pasukan pemberontak memukul mundur tentara Kolonel Gaddafi sejauh beberapa kilometer dan merampas empat buah panser.