NATO terapkan embargo senjata atas Libia

Sumber gambar, Reuters
Persekutuan militer NATO sepakat untuk memberlakukan embargo senjata terhadap Libia.
tugas resmi pertama organisasi itu dalam operasi internasional di sana. Kapal-kapal dan pesawat terbang Nato sedang dikumpulkan di Laut Tengah untuk melaksanakan tugas tersebut.
Sekretaris jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, mengatakan kapal dan pesawat NATO tengah dikumpulkan di kawasan Laut Tengah untuk melaksanakan tugas tersebut.
''Semua negara sekutu bertekad untuk memenuhi tanggungjawab mereka berdasarkan resolusi PBB untuk menghentikan tindak kekerasan yang tidak bisa diterima terhadap warga sipil Libia,'' kata Rasmussen.
Sementara itu, Amerika Serikat, Inggris dan Prancis semuanya mengatakan bahwa Nato harus berperan dalam struktur komando operasi militer di Libia, tetapi Prancis menentang langkah untuk menempatkan Nato pada posisi komando umum.
Operasi internasional bertujuan untuk menerapkan resolusi PBB guna menghentikan pasukan Gaddafi menyerang warga sipil.
Serangan berlanjut

Sumber gambar, BBC World Service
Sementara itu di Libia sendiri, pasukan yang setia pada Kolonel Gaddafi terus melancarkan serangan darat di dalam Libia, meski tengah berlangsung operasi internasional untuk melindungi warga sipil.
Tembakan roket dan tembakan senapan secara membabibuta dilaporkan terjadi di kota Misrata, di belahan barat Libia.
Seorang dokter mengatakan dua-puluh-dua orang terbunuh di sana semalam.
Pertempuran dilaporkan di kota-kota Zintan dan Yafran di barat dan di sekitar pusat kota Ajdabiya. Di bagian lain, satu pesawat Amerika yang ikut dalam operasi perlindungan warga sipil, jatuh di gurun dekat kubu pemberontak, Benghazi.
Militer Amerika mengatakan pesawat jatuh karena gangguan teknis. Kedua awaknya selamat.





























