Obama berharap ada kejelasan struktur koalisi

Sumber gambar, AP
Serangan udara di malam hari terus dilakukan pasukan sekutu di dekat Kota Misrata, bagian Timur Tripoli.
Seperti dilaporkan televisi CNN, pemberontak yakin mereka mendapatkan serangan beruntun di kota yang menjadi basis mereka di Misrata, yang menewaskan empat orang anak-anak pada Selasa (22/3).
Sementara itu, Presiden AS Barack Obama, mengharapkan adanya kejelasan tentang struktur komando pasukan sekutu yang melakukan operasi militer, dalam beberapa hari ini.
Seperti diberitakan AFP, Obama mengatakan ada masalah yang signifikan dalam penerbangan militer AS di atas udara Libia ditengah upaya sekutu untuk menerapkan zona larangan terbang yang disetujui PBB, untuk melindungi masyarakat sipil.
Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan kepada ABC News bahwa orang dekat Gaddafi telah menjalin kontak dengan sekutu Libia di sejumlah negara untuk mencari tahu bagaimana mereka dapat keluar dari kondisi ini.
"Kami mendengar tentang... orang yang dekat dengan dia (Gaddafi) telah berhubungan dengan orang-orang yang mereka kenal di seluruh dunia - Afrika, Timur Tengah, Eropa dan Amerika Utara -- dan mengatakan apa yang dapat mereka lakukan? Bagaimana kami dapat keluar dari kondisi ini?" kata dia.
Clinton menambahkan jika benar oposisi di Libia mencoba menegaskan diri mereka, kami akan memberi mereka kesempatan yang lebih baik yang mereka dapatkan sebelum aksi dewan keamanan PBB."
Tetapi, pejabat senior AS mengatakan pasukan Gaddafi masih menyerang warga sipil.
Pasukan koalisi, yang dipimpin oleh AS, Prancis, Inggris dan negara eropa lain termasuk negara Arab, Qatar melakukan aksi dalam kerangka resolusi Dewan Keamanan PBB 1973, untuk melindungi masyarakat sipil.





























