PBB ancam serang pasukan Gbagbo di Pantai Gading

Sumber gambar, Reuters
PBB mengancam akan melancarkan serangan udara pasukan Laurent Gbagbo di Pantai Gading setelah belasan tentara perdamaian ditembak.
Kepala perwakilan PBB menuduh pasukan pro-Gbagbo melakukan serangan "serampangan" terhadap basis PBB di ibukota Pantai Gading, Abidjan.
''Kami merenancakan aksi, kami tidak bisa lagi mendiamkan serangan sembrono dan serampangan terhadap warga sipil dan pasukan helm biru PBB dengan senjata berat,'' kata Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Pantai Gading Choi Young-jin kepada BBC.
Ancaman itu dikeluarkan selagi pasukan Prancis bersiap mengevakuasi warga asing menjelang serangan yang diperkirakan akan dilancarkan oleh pasukan yang setia kepada presiden terpilih Alassane Ouattara.
PBB mengakui Ouattara sebagai pemenang putaran kedua pemilihan presiden Pantai Gading.
''Ancaman sniper''
''Kami kini bisa dikatakan dikepung, sehingga kami tidak bisa bebas keluar, [mereka] menjadikan kami sasaran dengan sniper, ini serangan sengaja terhadap PBB,'' kata Choi.
''Selama 11 hari terakhir kami mendapati 11 [penjaga perdamaian] mengalami luka tembak. Mereka menjadikan markas [PBB] sasaran, mereka memutuskan pasokan air...dam kami kini berada di dalam bunker,'' katanya.
Wakil khusus PBB juga mengatakan 9.000 orang tentara yang kini memperkuat misi PBB di Pantai Gading (Unoci) tidak mendapat mandat untuk menggusur Gbagbo, tapi mereka memiliki wewenang untuk membalas serangan senjata berat terhadap PBB atau warga sipil.
''Kami akan menggunakan aset kami,'' tegas Choi. ''Kami akan segera bertindak.''
Pasukan PBB di Pantai Gading menempatkan satu uni penerbangan Ukraina yang diperkuat dengan tiga helikopter serang Mi-24, dan helikopter serbaguna yang dipersenjatai, helikopter Mi-8 dan Mi-17.





























