Kapal pengangkut imigran tenggelam

Sumber gambar, AFP
Penjaga pantai Italia mengatakan sekitar 150 orang dinyatakan hilang karena kapal yang diduga membawa imigran dari Afrika utara menghadapi badai di Laut Tengah, Rabu (6/4).
Sejauh ini sebanyak 48 orang diselamatkan dari kapal di barat daya Pulau Lampedusa. Sejauh ini 15 jenazah telah ditemukan oleh regu penyelamat, lapor kantor berita AFP.
Pihak berwenang mengerahkan tiga kapal penjaga pantai, dua pesawat terbang dan sebuah helikopter. Namun upaya pencarian korban semula mengalami kendala karena cuaca buruk dan angin kencang.
Para pejabat mengatakan kapal pengangkut imigran ini kemungkinan berasal dari Tunisia dan Libia yang sedang dilanda perang. Kebangsaan para imigran belum diketahui.
Kemarin Italia dan Tunisia menyepakati sejumlah langkah untuk mencegah masuknya gelombang imigran gelap ke pulau Italia dari Tunisia. Italia akan memberikan izin tinggal sementara kepada mereka yang sudah berada di Italia tetapi pendatang baru akan dipulangkan.
Lampedusa dipenuhi pengungsi yang melarikan diri dari kerusuhan di Tunisia dan Libia. Banyak pengungsi telah dipindahkan dari Lampedusa ke daratan Italia karena jumlah pendatang di pulau itu jauh lebih besar dibanding penduduk setempat.
Fasilitas yang tersedia di Lampedusa tidak bisa mengakomodasi kedatangan imigran. Puluhan imigran bahkan tidur di sembarang tempat sehingga menimbulkan persoalan baru.

























