Sri Lanka dituduh lakukan pembunuhan

Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan pemboman luas yang dilakukan pemerintah Sri Lanka telah menewaskan mayoritas dari puluhan ribu rakyat sipil yang tewas di tahun 2009.
Pemboman dilakukan di ujung perang saudara antara pemerintah Sri Lanka dengan pemberontak Harimau Tamil yang berlangsung selama 25 tahun.
Laporan PBB juga menyebutkan pemberontak Harimau Tamil menggunakan rakyat sipil sebagai pelindung mereka.
PBB menyerukan diadakannya investigasi independen terhadap adanya kejahatan perang.
Pemerintah Sri Lanka telah meminta PBB untuk tidak mempublikasikan laporan tersebut.
Sri Lanka mengatakan laporan tersebut dapat menghancurkan proses rekonsiliasi.
Sebelumnya pemerintah Sri Lanka juga telah sering membantah tuduhan pembunuhan terhadap rakyat sipil dan menyebut laporan PBB tersebut bias dan curang.
Isi laporan itu menggambarkan penyerangan brutal di kawasan utara Sri Lanka yang merupakan daerah kekuatan terakhir Harimau Tamil ketika perang sipil berakhir pada tahun 2009.
Militer pemerintah menghancurkan para pemberontak pda bulan Mei 2009 setelah 26 tahun terlibat dalam konflik berdarah.
Penyelidikan PBB ini mengumpulkan bukti selama 10 bulan dan menyerahkan hasil penemuan mereka kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon bulan lalu.
PBB memperkirakan Hingga 100.000 orang tewas, 7.000 diantaranya di akhir perang sipil, dalam konflik tersebut.





























