AS minta warganya pergi dari Suriah

Tank-tank militer Suriah memasuki kota Deraa, lokasi dimulainya aksi protes lima minggu lalu

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tank-tank militer Suriah memasuki kota Deraa, lokasi dimulainya aksi protes lima minggu lalu

Amerika Serikat memperingatkan warganya agar meninggalkan Suriah, sementara pemerintah Presiden Bashar al-Assad meningkatkan upayanya membasmi aksi protes damai.

Departemen luar negeri Amerika juga mengatakan sejumlah staf tidak penting kedutaan dan keluarganya akan dievakuasi.

Pemerintah Inggris mengatakan pihaknya sedang bekerjasama dengan mitra-mitranya untuk memutuskan langkah yang akan diambil terhadap Damaskus.

Amerika juga sedang mempertimbangkan akan memberlakukan sanksi.

Penangkapan aktivis

Tank-tank militer Suriah sudah dikerahkan ke Deraa, kota yang menjadi pusat pergerakan aksi unjuk rasa menentang Presiden Assad.

Dalam pernyataan yang diumumkan oleh kantor berita resmi, pemerintah Suriah mengatakan pihaknya telah mengirim pasukan ke sejumlah kota atas permintaan masyarakat yang khawatir terhadap "ekstremis bersenjata".

Pernyataan pemerintah itu menambahkan, sudah ada sejumlah penangkapan dan orang-orang yang ditangkap akan diajukan ke pengadilan sipil menyusul pencabutan undang-undang darurat minggu lalu.

Banyak laporan bahwa sudah terjadi puluhan penggerebekan dan penahanan terhadap aktivis di berbagai tempat di Suriah dalam beberapa hari walaupun UU darurat sudah dicabut.

Lebih dari 350 orang tewas dalam akibat tindakan kekerasan yang terjadi sejak pertengahan Maret lalu, demikian dikatakan kubu aktivis.