Amuk di penjara Baghdad, 15 tewas

iraq, irak, baghdad, peta, map

Aksi tahanan memberontak di penjara kontraterorisme di ibukota Irak, Baghdad, Minggu dini hari (8/5) dilaporkan menelan 15 korban jiwa.

Empat polisi, termasuk seorang jenderal, dan 11 tahanan tewas dalam insiden itu, lapor kantor berita AFP.

Anggota senior al-Qaida leader Huthaifa al-Batawi, yang dituding mengotaki serangan maut terhadap sebuah gereja di Baghdad Oktober lalu, dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Menurut salah satu laporan, al-Batawi, memicu insiden perlawanan dengan merebut senjata dari tangan sipir ketika menjalani interogasi.

Dia kemudian membebaskan beberapa tawanan yang dilaporkan kemudian merebut senjata dan mulai menyerang polisi sebelum berusaha melarikan diri.

Namun, tahanan yang akan meloloskan diri itu akhirnya tewas di tangan pasukan keamanan yang didatangkan sebagai bala bantuan untuk mengatasi pemberontakan oleh tahanan.

Aparat Irak memperkirakan wilayah mereka akan mengalami serangan balasan setelah kematian pemimpin al-Qaida Osama Bin Laden di tangan pasukan komando Amerika di Abbotabad, Pakistan utara, hari Senin (2/5).

Batawi adalah salah seorang dari 12 orang yang ditahan bulan November tahun lalu berkaitan dengan pendudukan sebuah gereja Katolik di kawasan Karrada di Baghdad, pada 31 Oktober.

Lebih dari 100 orang tengah menghadiri misa di sana ketika itu. Mereka kemudian disandera kawanan bersenjata. Setidaknya setengah dari mereka terbunuh ketika aparat keamanan Irak menyerbu masuk untuk membebaskan mereka.