Serangan NATO terbaru atas kompleks Gaddafi

Muammar Gaddafi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Gambar video Gaddafi saat bertemu dengan para pemimpin suku ditayangkan.

Serangan udara NATO kembali menghantam kompleks Kolonel Muammar Gaddafi, beberapa jam setelah stasiun TV Libia memperlihatkan gambar videonya di Tripoli.

Pejabat pemerintah Libia mengatakan serangan itu berlangsung Kamis subuh dan menewaskan tiga orang walaupun pernyataan itu belum bisa dikukuhkan.

"Tiga orang tewas, dan dua diantaranya wartawan sedang satu lagi adalah pemandu yang membantu mereka membuat film dokumenter," kata juru bicara pemerintah Musa Ibrahim.

Dia menambahkan ketiganya sedang membuat film tentang 'ratusan ribu orang yang merayakan perlawanan atas NATO."

Para wartawan melaporkan tiga roket mengenai kompleks Gaddafi dan menyebabkan kerusakan yang meluas.

Asap terlihat mengepul dari kompleks Bab al-Azaziya dan beberapa ambulans melintas cepat di dalam kota.

Pihak berwenang kemudian mengundang sejumlah wartawan ke dalam kompleks untuk melihat kerusakan yang diakibatkan serangan NATO.

NATO berulang kami menyerang Tripoli selama sepekan ini untuk meningkatkan operasi atas Kolonel Gaddafi, yang sedang berupaya memadamkan pemberontakan atas kepemimpinannya selama tiga bulan belakangan.

Gaddafi muncul di TV

Stasiun TV pemerintah Libia juga melaporkan Kedutaan Besar Korea Utara di Tripoli rusak karena serangan NATO, namun NATO membantah.

Rabu malam, stasiun TV itu menayangkan pertemuan Kolonel Muammar Gaddafi dengan para pemimpin suku di Tripoli.

Dalam siaran itu Gaddafi terlihat menggunakan jubah yang menjadi cirinya dengan kaca mata gelap dan topi hitam.

Dia tampak dalam keadaan sehat.

Tayangan itu merupakan kemunculan pertama pemimpin Libia itu sejak putra dan tiga cucunya tewas oleh serangan NATO di kompleks.

Dalam perkembangan lain, pemerintah Amerika Serikat mengatakan sudah mengundang para perwakilan kelompok pemberontak Libia ke Gedung Putih, Jumat 13 Mei.

Delegasi Dewan Transisi Nasional Libia (TNC) -yang antara lain terdiri dari pemimpin senior, Mahmoud Gibril, akan bertemu dengan Penasehat Keamanan Nasional, Tom Donilon, dan sejumlah anggota Kongres.

Menteri Pertahanan, Robert Gates, mengatakan militer AS sejauh ini sudah menghabiskan US$750 juta untuk operasi di Libia, seperti dilaporkan Reuters.