Pakistan evaluasi hubungan dengan AS

pakistan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Operasi AS di Pakistan dianggap melanggar kedaulatan negara

Parlemen Pakistan meminta pemerintahannya untuk mengevaluasi hubungan dengan AS pasca operasi penyergapan Osama bin Laden baru-baru ini di Pakistan.

Dalam sebuah perdebatan yang panjang terkait operasi AS tersebut dicapai kesepakatan untuk mengadakan penyelidikan independen atas operasi rahasia AS tersebut.

Parlemen di Islamabad mengatakan operasi penangkapan Osama pada tanggal 2 Mei di Abbottabad tersebut telah melanggar kedaulatan Pakistan.

Keputusan parlemen Pakistan ini semakin memperuncing hubungan kedua negara pasca penggerebekan Osama.

Sebelumnya Kongres AS juga meminta agar pemerintahan Obama memotong anggaran dana bantuan senilai jutaan dolar yang diberikan ke Pakistan karena Kongres meyakini kalau sejumlah pejabat Pakistan ditengarai telah mengetahui Osama bin Laden bersembunyi di negara itu.

Pejabat Pakistan selama ini mengaku tidak pernah mengetahui keberadaan Osama di negaranya.

Serangan pesawat tak berawak

Sidang parlemen Pakistan yang berlangsung selama lebih dari 10 jam ini juga mengeluarkan sebuah resolusi untuk melarang konvoi pasukan Nato di Pakistan kecuali AS mengakhiri serangan pesawat tak berawak.

Parlemen menyebut serangan pesawat tak berawak itu sebagai tindakan yang 'tidak dapat diterima'.

Lebih dari 100 serangan pesawat tak berawak dilancarkan AS sepanjang tahun lalu dengan mengincar sejumlah tempat yang diyakini sebagai tempat perlindungan Taliban Pakistan.

Sidang parlemen ini sendiri berlangsung pasca dua serangan bom bunuh diri yang menewaskan 80 orang di kawasan barat laut Pakistan.

Setidaknya 120 lainnya luka-luka dalam serangan di pusat pelatihan polisi perbatasan di Shabqadar, distrik Charsadda.

Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab dalam serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pembalasan atas kematian Bin Laden.