Istri Mubarak kena serangan jantung

suzanne

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Keluarga Mubarak didakwa tuduhan korupsi semasa menjabat sebagai presiden

Suzanne istri mantan presiden Mesir Hosni Mubarak dilaporkan terkena serangan jantung setelah ditahan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Perempuan berusia 70 tahun itu juga diketahui menderita tekanan darah tinggi dan akan dirawat selama 24 jam di unit gawat darurat rumah sakit Sharm el-Sheikh.

Sebelumnya Hosni Mubarak, yang digulingkan Februari lalu juga menderita serangan jantung ketika diperiksa pertama kali di bulan April.

Mantan presiden yang berkuasa selama 30 tahun tersebut juga dirawat sekaligus ditahan di rumah sakit Sharm el-Sheikh.

Dia ditahan dengan dugaan menyalahgunakan kekuasaan untuk kekayaan pribadi.

Dia juga dituduh terlibat dalam pembunuhan pendemo anti pemerintahannya.

Nepotisme

Awal pekan ini Suzanne Mubarak ditanya soal rekening bank miliknya yang menyimpan uang lebih dari US$ 3 juta dan sebuah rumah mewah atas namanya.

Para reformis di Mesir meyakini keluarga Mubarak semasa berkuasa telah mengumpulkan harta senilai lebih dari puluhan miliar dolar.

Hosni Mubarak membantahnya, meski demikian rekening bank mereka di Kairo dan Swiss telah dibekukan.

Nyonya Mubarak juga diyakini melakukan nepotisme dengan mendorong anak lelaki tertuanya, Gamal, untuk maju menggantikan ayahnya, salah satu alasan yang memicu aksi demo besar.

Mahkamah Militer berjanji untuk mengadili Mubarak atas semua tuduhan korupsi.

Seluruh keluarga Mubarak dilarang untuk keluar negeri dan kekayaan mereka telah dibekukan oleh Jaksa Agung Abdel Magid Mahmud.

Lebih dari 20 menteri dan pengusaha yang terkait dengan Mubarak juga telah ditahan,

Pekan lalu seorang mantan Menteri Dalam Negeri Habib al-Adly dipenjara 12 tahun dengan tuduhan pencucian uang dan korupsi.

Dia juga menghadapi tuntutan kasus pembunuhan karena memberikan perintah kepada tentara untuk menembaki para pendemo. Jika terbukti bersalah, ganjarannya adalah hukuman mati.