Strauss-Kahn didesak lengser dari IMF

Sumber gambar, Getty
Dominique Strauss-Kahn menghadapi tekanan yang semakin kuat untuk turun dari kursi pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF).
Menteri Keuangan Austrian Maria Fekter mendesak Strauss-Kahn agar mempertimbangkan posisinya di lembaga keuangan dunia tersebut.
''Saya tidak mengomentari urusan pengadilan,'' kata Fekter. ''Namun, dengan pertimbangan situasi, bahwa pembebasan dengan jaminan telah ditolak dia sendiri harus memikirkan apakah dia merugikan institusi.''
Pernyataan Fekter menyinggung kekhawatiran bahwa, apa pun hasil hukum kasus tersebut, penahanan Strauss-Kahn memunculkan hambatan praktis atas perannya dalam merundingkan pinjaman talangan untuk Portugal dan Yunani.
Sementara itu, Menteri Keuangan Spanyol Elana Salgado menyatakan dukungan kepada wanita yang diduga korban kekerasan seks pejabat IMF asal Prancis tersebut
Strauss-Kahn, 62 tahun, ditahan di Rikers Island, salah satu penjara yang dikenal keras di New York, AS, setelah ditahan hari Sabtu atas tuduhan percobaan perkosaan terhadap seorang karyawati hotel.
Dia ditahan oleh polisi setelah naik pesawat. Dia semestinya menghadiri pertemuan para menteri keuangan Uni Eropa di Brussel untuk membicarakan dana penyelamatan untuk Portugal dan Yunani.
Pria tersebut menghadapi tujuh dakwaan dan bisa dihukum 25 tahun kurungan jika dinyatakan bersalah di pengadilan.
Strauss-Kahn, yang diunggulkan oleh beberapa kalangan untuk menang dalam pemilihan presiden Prancis tahun 2012, membantah segala dakwaan.
Pengacara mengajukan jaminan senilai US$1 juta untuk mendapatkan statu tahanan luar.
Terkait dengan permohonan itu, Strauss-Kahn juga menyatakan akan tinggal dengan putrinya di New York hingga sidang berikutnya pada hari Jumat.
Namun, Hakim Melissa Jackson menolak permohonan.
'Sangat serius'

Sumber gambar, AP
Menteri Keuangan Spanyol Elana Salgado mengatakan pimpinan IMF menghadapi ''tuduhan sangat serius'' tapi pengunduran diri ''satu-satunya keputusan yang bisa diambil oleh Strauss-Kahn".
Namun, Salgado menyatakan simpati kepada wanita yang diduga korban tindakan kekerasan seksual yang dituduhkan kepada Strauss-Kahn.
''Kalau saya harus menunjukkan solidaritas saya dan dukungan kepada seseorang, itu akan terarah ke wanita yang diserang jika itu memang kasus yang dia alami.''
Dalam perkembangan terkait, melalui sebuah pernyataan resminya, IMF mengatakan telah mendapat penjelasan mengenai dakwaan terhadap direktur pelaksana lembaga tersebut.
IMF juga menyatakan akan ''terus memantau perkembangan''.
Dakwaan terhadap Strauss-Kahn terkait dengan tuduhan tindak kekerasan seksual di hotel Sofitel di kawasan Times Square di New York.
Menurut kepolisian New York, NYPD, seorang karyawati berusia 32 melaporkan kepada petugas bahwa ketika dia memasuki kamar yang disewa bos IMF itu Sabtu sore, Strauss-Kahn muncul dari kamar mandi dalam keadaan telanjang, mengejar dia dan melakukan tindak kekerasan seksual kepada dirinya.
Wanita tersebut berahasil kabur dan melapor kepada aparat keamanan, kata jurubicara NYPD.
Strauss-Kahn kemudian ditahan di atas pesawat Air France, Sabtu sore, di bandara John F Kennedy, New York, beberapa menit menjelang lepas landas.
Pimpinan IMF tersebut menjalani pemeriksaan forensik hari Minggu.
Polisi mencari bekas luka atau bukti lain dalam kasus tuduhan tindakan kekerasan seksual tersebut.
Dia kemudian didakwa dengan pelanggaran ''tindakan kejahatan seksual, penyekapan secara melawan hukum dan percobaan perkosaan''.
Polisi mengatakan si karyawati hotel resmi mengenali Strauss-Kahn ketika proses indentifikasi tersangka dilakukan.





























