Demonstrasi di Suriah dilaporkan meluas

Tentara Suriah berjaga-jaga

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tentara Suriah berjaga-jaga di sebuah kota menghadapi berbagai aksi demonstrasi

Laporan-laporan dari Suriah menyebutkan terjadi demonstrasi antipemerintah besar-besaran pada Senin malam (16/5) meski aparat menindak tegas aksi tersebut.

Situs-situs pendukung protes menyebutkan unjuk rasa berlangsung di Damaskus, Homs, Hama, dan sebuah universitas di Aleppo.

Pegiat hak asasi manusia (HAM) Suriah Mustafa Osso mengatakan kepada kantor berita AP, aparat pemerintah berusaha membubarkan aksi protes 2.000 mahasiswa di kampus Aleppo Selasa pagi.

Menurut Osso, aparat juga membubarkan ujuk rasa yang diikuti sekitar 3.000 orang di Homs.

Suara tembakan terdengar di sekitar kota Tell Kalakh dekat perbatasan Libanon yang sudah diserang dalam beberapa hari ini.

Penduduk yang menghindari bentrokan mengatakan aparat menghujani rumah-rumah dengan tembakan.

Isu kuburan massal

Muncul pula laporan tidak resmi kuburan massal ditemukan di Deraa, Suriah selatan, dengan sedikitnya 13 jenazah termasuk wanita dan anak-anak.

Kelompok pembela HAM, Organisasi Nasional untuk HAM di Suriah, melaporkan adanya kuburan massal dekat Deraa Senin pagi. Disebutkan tentara telah mengepung daerah itu untuk mencegah warga mengambil jenazah di sana.

Namun pemerintah Suriah hari Selasa seperti dilaporkan Reuter membantah adanya kuburan massal tersebut.

"Laporan-laporan adanya kuburan massal di Deraa sama sekali tidak benar," demikian televisi pemerintah mengutip pejabat kementerian dalam negeri. Dikatakan bahwa laporan itu merupakan kampanye menghasut untuk melawan pemerintah Suriah.

Kelompok pembela HAM internasional dan Suriah menyatakan pasukan Suriah telah menewaskan sedikitnya 700 orang sejak aksi protes dimulai di Deraa 18 Maret lalu.