Suriah: tentara tidak akan tembak demonstran

Buthaina Shabaan sering menjawab pertanyaan seputar kebijakan Presiden Bashar al-Assad

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Buthaina Shabaan sering menjawab pertanyaan seputar kebijakan Presiden Bashar al-Assad

Salah seorang penasihat Presiden Suriah Bashar al-Assad dilaporkan berjanji bahwa pasukan pemerintah tidak akan menembaki demonstrasi yang direncanakan kembali digelar pada hari Jumat (13/5).

Tokoh oposisi Suriah Louay al-Husein mengatakan kepada BBC dia dan beberapa tokoh oposisi telah mengadakan pembicaraan dengan penasihat kepresidenan Buthaina Shabaan untik merundingkan cara mengakhiri krisis.

Hussein, yang ditahan pada awal kerusuhan, tapi dibebaskan beberapa hari kemudian menyatakan Shabaan telah memberi tahu para tokoh oposisi bahwa aparat keamanan telah diberi perintah tegas agar tidak menembak ke arah massa hari Jumat.

Menurut Hussein, Shabaan juga mengatakan perundingan untuk mengakhiri krisis akan berlanjut pekan depan.

Laporan-laporan dari Suriah mengatakan tank dan tentara telah dikerahkan di beberapa kota yang diperkirakan akan menjadi ajang protes.

Di kota Homs di Suriah tengah, seorang warga mengatakan kepada kantor berita AP bahwa tentara telah mendirikan pagar karung pasir dan menggelar senapa mesin di atasnya. Menurut dia, tiga tank masih terlihat di tempat yang sama.

Tentara Suriah dan tank juga mengepung kota Hama, lapor AP.

Ditahan

Massa demonstran Suriah

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Massa demonstran Suriah menggelar demonstrasi di banyak tempat sejak bulan Maret

Dalam perkembangan lain, Palang Merah mengatakan ribuan warga mungkin telah ditahan di Suriah sejak demonstrasi berlangsung bulan Maret.

Beatrice Roggo, kepala operasi Palang Merah di Timur Tengah dan Afrika Utara, mengatakan kepada BBC bahwa kurangnya informasi mengenai jumlah orang yang ditahan pihak pemerintah sangat merisaukan.

Roggo juga meminta pemerintah Suriah agar memberi Palang Merah akses ke seluruh wilayah tempat warga memerlukan bantuan.

Sementara itu, tentara dilaporkan melanjutkan penangkapan aktivis demokrasi di beberapa kota, kata Penijuan HAM Suriah (SOHR).

SOHR mengatakan aparat keamanan menahan puluhan orang hari Kamis di Banias dan beberapa desa didekatnya, al-Bayda dan al-Qariri.

Pemerintah Assad bersikukuh menyatakan tengah memburu ''kelompok-kelompok teroris bersenjata''.