Sepuluh tewas di Afghanistan

Sumber gambar, none
Paling tidak 10 orang tewas di Afghanistan utara saat terjadi unjuk rasa menentang penggerebekan NATO dan pasukan Afghanistan semalam, kata sejumlah sumber rumah sakit kepada BBC.
Paling tidak 40 pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan di kota Taloqan.
Mereka memprotes penggerebekan yang menewaskan empat orang. NATO mengatakan korban tewas adalah anggota kelompok perlawanan.
Seorang pejabat setempat mengatakan Angkatan Bersenjata Nasional Afghanistan dan pasukan reaksi cepat diturunkan di kota tersebut dan sekarang keadaan pada umumnya sudah terkendali.
Pejabat tersebut mengatakan sebagian pengunjuk rasa bersenjata dan merusak bangunan pemerintah dan pribadi. Dia mengatakan pasukan tambahan dari provinsi Kunduz di dekat Taloqan diminta untuk membantu.
Kekerasan sepertinya bermula saat pengunjuk rasa marah karena jenazah korban operasi malam hari ditempatkan di lapangan utama Taloqan.
Kebencian
Para demonstran meneriakkan slogan menentang Amerika Serikat dan Presiden Hamid Karzai serta melempar batu ke arah markas militer Jerman dan kantor polisi.
NATO menyatakan dua wanita dan pria tewas dalam penggerebekan tersebut. Organisasi tersebut mengatakan mereka membawa senapan dan pistol.
Tetapi pengunjuk rasa menegaskan keempat orang itu adalah warga sipil.
Wartawan BBC di Kabul, Quentin Sommerville, mengatakan sangat jarang wanita menjadi anggota kelompok perlawanan.
Operasi malam hari sangat tidak disukai tetapi dianggap efektif dalam menemukan dan membunuh komandan perlawanan.





























