Pengungsi Suriah mengaku 'ditembaki'

Massa antipemerintah menggelar unjuk rasa politik di banyak kota

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Massa antipemerintah menggelar unjuk rasa politik di banyak kota

Para pengungsi Suriah di Libanon mengatakan sebagian warga yang mencoba keluar dari kota Tel Kalakh di dekat perbatasan ditembaki.

Mereka mengatakan kepada BBC bahwa mereka menyelamatkan diri dari tindak kekerasan di kota kecil yang dikepung oleh pasukan Suriah selama beberapa hari itu.

Mereka mengatakan kepada wartawan BBC Owen Bennet-Jones bahwa tentara Suriah datang didukung tank dan menembaki rumah warga.

Laporan terbaru ini tersiar satu hari setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa memperingatkan pemerintah Suriah bahwa kebijakan lanjutan akan diambil jika Suriah tetap menggunakan cara-cara keras untuk memberangus demonstran.

Di dalam Suriah sendiri, seruan pemogokan umum yang dikeluarkan oleh sebuah situs internet antipemerintah yang berpengaruh tidak mendapat banyak perhatian dari warga.

Gelombang kerusuhan di Suriah bergulir sejak pertengahan bulan Maret dari kota Deraa.

Kota tersebut menjadi pusat kerusuhan antipemerintah setelah aparat keamanan melancarkan operasi besar-besaran untuk meredam pembangkangan di sana.

Ratusan orang dilaporkan terbunuh dan ratusan ditahan berkaitan dengan gelombang unjuk rasa antipemerintah.

Ditembak di kepala

Ribuan warga sipil Suriah, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, masih terus mengalir keluar dari Tal Kalah, kota kecil di sebelah barat kota Homs dan tidak jauh dari perbatasan utara Libanon.

Di pengungsian di Libanon, seorang wanita menuturkan bagaimana salah seorang kerabatnya tewas ketika dia melarikan diri.

Setelah mulai melarikan diri dari tindak kekerasan, kerabat wanita itu balik ke kampung halaman, sebab dia ingin membawa serta sapinya.

Wanita itu kemudian ditembak di kepala.

Para pejabat Suriah mengatakan kepada kantor berita resmi, Sana, tindak kekerasan dilakukan oleh kelompok-kelompok bersenjata yang menyeberang masuk ke Suriah dari Libanon.