Inggris akhiri operasi militer di Irak

Tentara Inggris

Sumber gambar, bbc

Keterangan gambar, Upacara menandai berakhirnya misi pelatihan militer Inggris di Umm Qasr.

Misi Militer Inggris di Irak akan berakhir hari ini (22/5) seiring dengan selesainya pelatihan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris kepada sejumlah tentara Irak.

Operasi Militer Inggris di Irak yang bernama Operasi Telic ini telah berlangsung sejak tahun 2003 lalu.

Meskipun misi operasi ini telah berakhir namun tidak semua personil militer akan ditarik pulang ke Inggris, sebagian lainnya kemungkinan masih akan ditempatkan di kantor Kedubes Inggris di Baghdad.

Pada kondisi puncaknya beberapa waktu lalu operasi ini pernah melibatkan personil militer Inggris hingga mencapai 46000 personil.

Namun kehadiran mereka sudah mulai ditarik pulang pada tahun 2009 dari markas militer utama di Basra.

Inggris hanya menyisakan sekitar 81 personil angkatan laut sebagai pelatih tentara di Irak yang bertugas di pelabuhan Umm Qasr.

Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox, menjelang berakhirnya operasi ini menyampaikan penghormatan kepada 179 tentara mereka yang tewas sejak 2003 lalu saat mereka berupaya "menjaga keamanan dan stabilitas di Irak".

Dalam proses pelatihan yang dilakukan oleh militer Inggris, mereka diberi tanggung jawab menangani 1800 tentara Irak dengan berbagai macam kursus militer mulai dari pelatihan penggunaan senjata ringan hingga perawatan alat.

"Personil Angkatan Laut Kerajaan Inggris telah menggunakanakan keterampilan dan keahliannya untuk membawa perubahan ke dalam kekuatan pasukan Angkatan Laut Irak," kata Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox.