Paus Benedictus berkunjung ke Kroasia

Sumber gambar, Reuters
Paus Benedictus XVI akan melakukan kunjungan pertama ke negara Balkan selama dua hari di negara mayoritas Katolik, Kroasia.
Paus telah selama ini mendukung upaya Kroasia untuk bergabung dalam kelompok negara-negara di Uni Eropa, yang akan menambah negara Katolik yang masuk dalam blok itu.
Tetapi banyak warga Kroasia yang khawatir, meraka akan kehilangan identitas bangsanya dan agamanya jika Kroasia bergabung dengan Uni Eropa, kemungkinan mulai tahun 2013 nanti.
Biaya kunjungan yang mencapai $ 6 juta dollar mengundang kritik.
Wartawan BBC di Vatikan David Willey mengatakan Vatikan memiliki hubungan istimewa dengan Kroasia.
Pada Sabtu ini, Paus Benedictus dijadwalkan akan bertemu dengan pemimpin Kroasia dan akan memberikan pidato.
Jurubicara Vatikan Federico Lombardi berharap Paus dapat memberikan "referensi dengan tema besar budaya, tradisi dan identitas masyarakat Kroasia dan harapan mereka untuk masuk ke Uni Eropa".
Harapan itu muncul ditengah kemarahan atas pengadilan terhadap Jenderal Ante Gotovina di Mahkamah Kejahatan Internasional. Dia merupakan komandan pasukan Kroasia selama perang kemerdekaan dari Yugoslavia pada awal tahun 1990an.
Sebelumnya, Paus Benedictus mengatakan Kroasia tidak perlu khawatir akan kehilangan identitas ketika bergabung dengan Uni eropa, dan blok itu butuh untuk diingatkan tentang sejarah Kristen.
Pada Minggu nanti, Paus dijadwalkan akan berdoa di monumen peringatan Kardinal yang dikenal kontroversial Alojzije Stepinac, yang memimpin gereja Kroasia pada Perang dunia II.
Kardinal dituduh bekerjasama dengan pemerintah Nazi di Kroasia di masa perang dunia dan dipenjara selama 16 tahun setelah perang usai.
Paus Benedictus mengikuti pendahulunya Paus Yohanes II yang menempatkan Kardinal Stepinac pada jalan suci dan membeatifikasinya pada tahun 1998 dalam kunjungannya ke Kroasia.





























