Pemberontak berusaha keluar Misrata

Misrata

Sumber gambar, none

Keterangan gambar, Lalu lintas macet di sekitar rumah sakit karena penduduk ingin mendonor darah

Paling tidak 14 pemberontak Libia tewas karena berusaha keluar dari daerah Misrata.

Pasukan pendukung Gaddafi dilaporkan menggempur pemberontak yang berdatangan dari arah selatan, timur, dan barat kota.

Misrata mengalami pemboman hebat sampai pertengahan Mei ketika pasukan pendukung Gaddafi diusir pemberontak.

Pertempuran terbaru terjadi sementara NATO meningkatkan operasi di Libia, meminta dunia mempersiapkan masa pasca Gaddafi.

Sebelumnya juru bicara pemberontak mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pemerintah melakukan operasi baru terhadap Misrata.

Ledakan

Hari Rabu ledakan terdengar sampai ke bagian timur kota ketika pasukan pemerintah menembakkan roket Grad membalas serangan pemberontak.

Pasukan pemberontak mengatakan kepada wartawan BBC David Loyn di Misrata bahwa mereka telah memindahkan garis depan timur ke kota pinggiran pantai Tawargha.

Dua belas pemberontak dilaporkan tewas di bagian timur, dua lainnya tewas di bagian barat. Para dokter mengatakan 24 orang terluka.

Ambulans membawa korban terluka agar dapat dirawat. Jalan-jalan macet di sekitar rumah sakit Misrata sementara warga berusaha menyumbang darah, lapor wartawan kami.

Komandan bagian selatan Salahuddin Badi dilaporkan terluka setelah sebelumnya Badi terlihat berpidato dengan wajah berdarah.