Mayat ditemukan di rumah PM Papua Nugini

Sumber gambar, b
Polisi Papua Nugini kini tengah menyelidiki penemuan mayat perempuan di kediaman pelaksana tugas Perdana Menteri Papua Nugini, Samuel Tei Abal.
Mayat itu ditemukan Senin lalu ditaman rumah Abal di ibukota Port Moresby.
Penyebab kematian perempuan tersebut tidak diketahui tetapi polisi menduga ini sebagai kasus pembunuhan.
Abal mengatakan kasus pembunuhan ini membuat keluarganya menjadi ''tersangka''.
Dia menggambarkannya sebagai ''insiden yang disesali dan disayangkan''.
''Kejadian pembunuhan berlangsung di lingkungan rumah pribadi saya,'' kata Abal dalam sebuah pernyataan yang dimuat koran Post Courier.
''Semua anggota keluarga yang hidup bersama saya menjadi tersangka langsung dalam kasus ini dan akan diselidiki dan diinterogasi oleh polisi,'' tambahnya.
Keterlibatan keluarga
Anak lelaki adopsi Abal, Teo, dilaporkan telah ditangkap Rabu kemarin. Dia sempat menghilang saat mayat perempuan itu ditemukan.
Teo diduga sebagai orang terakhir yang terlihat bersama perempuan tersebut.
Sam Abal sendiri kini telah pindah ke hotel lokal dan mengatakan tidak akan mengintervensi kasus.
''Jika ada anggota keluarga saya yang terlibat, mereka akan menghadapi tuntutan hukum dan tidak akan diperlakukan secara khusus,'' katanya.
Sam Abal menjadi pelaksana tugas PM Papua Nugini setelah Michael Somare menjalani perawatan jantung.
Somare, telah memimpin negara itu selama hampir setengah masa dari 36 tahun kemerdekaan Papua Nugini.
Ditengah-tengah kesehatan yang memburuk, dia mundur Desember 2010 dan akan menghadapi penyelidikan pengadilan dengan tuduhan gagal melaporkan laporan anggaran keuangan negara pada tahun 1990-an.
Somare kemudian menyerahkan tugasnya kepada Abal, yang merupakan sekutu terdekatnya dan pernah menjadi menteri luar negeri.





























