Demonstran Yunani bentrok dengan polisi

Massa demonstran Yunani nekat menghadapi polisi di Athena

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Sebagian massa demonstran Yunani nekat menghadapi polisi di Athena

Massa demonstran Yunani bentrok dengan polisi di ibukota Athena hari Rabu (15/6) menjelang anggota parlemen menggelar debat tentang kebijakan penghematan baru.

Yunani diharuskan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) menyusun dan melaksanakan langkah-langkah penghematan untuk mendapatkan paket dana penyelamatan.

Insiden saling dorong dan pelemparan terjadi di luar kompleks parlemen, tempat ribuan warga berkumpul untuk menyatakan berkeberatan terhadap langkah penghematan yang diusulkan oleh pemerintah Yunani.

Massa demonstran mula-mula mencoba memblokade parlemen dan mencegah anggota parlemen masuk ke gedung tersebut.

Polisi akhirnya berhasil menyekat jalan-jalan ke arah Lapangan Syntagma dan membuka jalur bagi para wakil rakyat.

Sebagian demonstran kemudian melempari polisi, yang mencoba menghadang mereka, dengan batu dan yoghurt di Lapangan Syntagma.

Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata ke massa.

Demonstrasi digalang oleh gerakan yang menamakan diri the Indignants (Orang-orang yang Marah) dan juga aktivis serikat pekerja.

Kalangan serikat buruh Yunani juga melancarkan pemogokan, termasuk di rumah sakit, perbankan, angkutan umum dan penyiaran.

Ribuan pekerja dari sektor publik dan swasta mematuhi seruan pemogokan umum yang merupakan aksi serupa ketiga di Yunani tahun ini.

Meski demikian bandara beroperasi seperti biasa setelah petugas pengendali lalulintas udara membatalkan pemogokan mereka.

Pemotongan anggaran

Perdana Menteri Yunani George Papandreou meminta dukungan parlemen untuk meloloskan program penghematan baru senilai 28 miliar euro yang akan berlaku mulai 2012 hingga 2015.

Dalam perkembangan terkait, lembaga pemeringkat kredit Standard & Poor's menurunkan peringkat Yunani ke tingkat negara yang paling kurang layak diberi pinjaman dari 131 negara yang dia pantau.

Pemerintah Yunani mengatakan penurunan peringkat dari B ke CCC oleh Standard & Poor's mengesampingkan upaya negara itu untuk memastikan pendanaan diperoleh.

Parlemen Yunani harus menyetujui rencana penghematan baru yang diajukan pemerintah paling lambat akhir Juni agar paket bantuan penyelamatan berikutnya bisa dipenuhi.