Lagi, Yunani dilanda aksi mogok

Aksi mogok di Yunani

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Aksi mogok sudah terjadi sebelumnya setelah pemerintah memperketat anggaran

Serikat kerja menggalang aksi mogok 24 jam Rabu (11/05) ini, sebagai bentuk protes atas praktek pengetatan anggaran yang dilakukan pemerintah setelah perekonomian negara itu memburuk tahun lalu.

Yunani terpaksa menjadi penerima utang lembaga keuangan internasional dan karena itu banyak memotong anggarannya untuk berbagai macam subsidi dan pengeluaran.

Indikasi terbaru menunjukkan perekonomian belum membaik, dan Yunani mungkin membutuhkan lebih banyak dana talangan.

Sebagai akibatnya angka pengangguran justru bertambah dan banyak orang percaya kebijakan anggaran ketat malah memperburuk keadaan.

Kali ini aksi mogok dipimpin oleh serikat kerja sektor swasta dan diikuti puluhan serikat, yang diperkirakan akan menghentikan arus transport publik siang hingga sore waktu setempat.

Aksi mogok ditujukan untuk menggalang dukungan menentang rencana pengetatan anggaran baru senilai US$33 miliar (atau setara Rp281 triliun) dalam rangka menghemat hingga 2015.

Saat ini Yunani menjadi penerima utang dari paket dana talangan antara tahun 2010-2013 dari Uni Eropa dan IMF.

Seperti dikutip kantor berita AP dari sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh satu stasiun televisi setempat 71 persen publik menolak cara yang dipakai pemerintah menangani krisis ekonomi Yunani saat ini, meski pada Februari lalu yang menentang baru 66%.

Pemerintah sosialis yang baru 18 bulan ini cuma punya sedikit selirih suara dibanding kelompok oposisi konservatif.