AS harus waspadai tingkat batas utang

Ben Bernanke peringatkan agar AS tingkatkan limit utangnya saat ini.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Ben Bernanke peringatkan agar AS tingkatkan limit utangnya saat ini.

Ketua Bank Federal AS Ben Bernanke memperingatkan negeri itu akan kehilangan peringkat kreditnya jika batas utang tidak ditingkatkan

Dalam sebuah konferensi, Bernanke mengatakan jika pemerintah AS menunda semua jenis pembayaran utang maka kekacauan akan terjadi di pasar keuangan global.

"Kegagalan untuk menambah batas utang akanmembuat pemerintah federal menunda atau membatalkan pembayaran obligasi yang sudah dilakukan," kata Bernanke.

"Bahkan penundaan pembayaran sekecil apapun atas obligasi utang akan mengacaukan pasar keuangan dan sistem pembayaran," tambah dia.

Bernanke mengatakan Amerika bisa kehilangan peringkat kredit AAA jika Kongres tidak mengambil langkah untuk meningkatkan batas utang sebesar US$14,3 triliun atau sekitar Rp122.000 triliun.

Dan dalam jangka panjang, Bernanke menambahkan, kondisi itu akan menghancurkan status dolar Amerika sebagai alat tukar utama dunia.

Tambah limit utang

Lebih lanjut Bernanke mengatakan dengan tambahan batas utang hingga US$2,5 triliun maka pemerintah AS bisa bekerja hingga 2013.

Sementara itu, Wakil Presiden Joe Bidden dan para pemimpin kongres tengah berupaya untuk mencari solusi bipartisan demi mengatasi masalah utang ini.

Mereka tengah mencoba mencapai kesepakatan untuk mempertahankan tingkat pengeluaran negara dengan meningkatkan batas utang.

Dalam pembicaraan itu pemerintah dan kongres akan membahas tingkat pengeluaran tahunan, reformasi proses anggaran, pajak dan jaminan kesehatan.

"Kami sudah membuat kemajuan, kami kini masuk ke bagian sulitnya. Semua masih berdiskusi," kata Biden di sela-sela pertemuan, Selasa (14/6) waktu AS.

Diharapkan kesepakatan bisa diperoleh sesuai tenggat waktu yang diinginkan Presiden Barack Obama dan Ketua DPR John Boehner yaitu pada 4 Juli mendatang.