Strauss-Kahn 'mengeluh karena diborgol'

Dominique Strauss-Kahn diborgol polisi ketika ditangkap

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dokumen catatan pembicaraan polisi menunjukkan Strauss-Kahn mengeluh harus diborgol

Bekas kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Dominique Strauss-Kahn mengeluh karena diborgol dan awalnya mengaku mempunyai kekebalan diplomatik ketika dia ditangkap atas dugaan melakukan serangan seksual di New York, demikian menurut dokumen resmi yang diperlihatkan di pengadilan.

Catatan pembicaraan yang diterbitkan oleh jaksa di New York membeberkan rincian apa yang terjadi ketika Strauss-Kahn ditangkap di bandar udara John F Kennedy (JFK).

Sejak itu Strauss-Kahn mengundurkan diri dari IMF dan bebas dengan jaminan di New York.

Dia menyatakan tidak bersalah terhadap tuduhan serangan seksual terhadap seorang pegawai hotel.

Pengacara Strauss-Kahn, Benjamin Brafman, menolak memberikan komentar mengenai catatan pembicaraan itu.

Transkrip itu membeberkan rincian mengenai bagaimana staf hotel dan penyidik polisi berhasil menangkap Strauss-Kahn ketika dia berupaya meninggalkan negara itu dengan pesawat Air France.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Strauss-Kahn menelpon Hotel Sofitel sekitar pukul 1530 waktu stempat, dan mengatakan bahwa ponselnya tertinggal.

Tanpa diketahuinya, pembicaraan itu didengarkan oleh anggota polisi dan pihak hotel berjanji bahwa mereka akan mengantarkan ponselnya ke bandar udara internasional JFK.

Namun yang terjadi, polisi datang menangkapnya.

Kekebalan diplomatik terbatas

Di kantor polisi bandara, detektif yang menangkapnya menyuruh Strauss-Kahn mengosongkan kantongnya, demikian tercatat di dalam dokumen.

Detektif Maharaj (DM): "Silakan duduk."

Terdakwa (Strauss-Kahn): "Apakah itu [diborgol] perlu?"

DM: "Ya, perlu."

Terdakwa: "Saya memiliki kekebalan diplomatik."

DM: "Mana paspor Anda?"

Sepuluh menit kemudian, Strauss-Kahn meminta agar kedua tangannya diborgol di depan, dan lima menit kemudian dia mengatakan, "Saya perlu menelpon dan memberi tahu orang-orang saya bahwa saya tidak akan ikut dalam pertemuan besok. Borgol ini terlalu ketat."

Lima jam kemudian, pukul 2100 waktu setempat di Unit Skuad Korban Khusus Kantor Polisi Manhattan:

Terdakwa: "Apakah saya perlu pengacara?"

Detektif Rivera (DR): "Adalah hak Anda untuk memiliki pengacara di negara ini kalau Anda mau. Saya tidak tahu apakah Anda memiliki kekebalan diplomatik."

Terdakwa: "Tidak, tidak, tidak, saya tidak ingin menggunakannya. Saya hanya ingin tahu apakah saya perlu pengacara."

DR: "Itu terserah Anda."

Dua jam setelah ditangkap, menurut dokumen tersebut, Strauss-Kahn mengatakan kepada para detektif bahwa pengacaranya memerintahkan dia agar tidak berbicara lagi kepada polisi.

Beberapa hari setelah ditangkap, IMF mengatakan Strauss-Kahn, sebagai direktur pelaksana, hanya memiliki kekebalan diplomatik terbatas yang tidak bisa diterapkan dalam kasus di New York itu.