Bom bunuh diri dekat istana presiden

Petugas keamanan di Kabul

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Petugas keamanan di Kabul sibuk oleh ledakan bom bunuh diri yang dekat dengan istana presiden

Serangan bunuh diri terjadi di kantor polisi yang dekat dengan istana kepresidenan di ibu kota Afghanistan, Kabul.

Empat personel keamanan dan lima warga sipil terbunuh.

Wartawan BBC di Kabul mengatakan serangan itu kelihatannya bagian dari operasi Taliban untuk menyerang jantung pemerintahan Afghanistan.

Di bagian lain kota itu, dua petugas kepolisian luka-luka ketika mereka mencoba menjinakkan bom pinggir jalan. Polisi mengatakan bahwa di Kabul pihak keamanan melakukan penyitaan senjata dan bahan peledak.

Di kota Ghazni, Afghanistan timur, para pejuang perlawanan menyerang dua iring-iringan tentara NATO, menewaskan empat pengawal.

Tiga pria yang mengenakan seragam militer Afghanistan menyerbu kantor polisi tersebut dan melepaskan tembakan ke arah para anggota kepolisian, kata Mohammed Hanayon, seorang saksi mata, seperti dukutip kantor berita AFP.

Perundingan damai

Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam satu pernyataan bahwa pera penyerang meledakkan rompi bom bunuh diri di luar gerbang, sementara yang lain-lainnya bergerak mendekat dan melepaskan tembakan.

Suasana di salah satu jalan di Kabul

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Suasana di salah satu jalan di Kabul pada hari Sabtu, permulaan hari kerja mingguan

Suara tembakan terdengar di jalan-jalan yang sedang dipadati oleh warga sedang pergi berbelanja dan bekerja.

Sabtu merupakan hari kerja pertama dalam kalender mingguan Afghanistan.

Serangan bunuh diri ini terjadi setelah Presiden Hamid Karzai melakukan jumpa pers hari Sabtu (18/6) untuk menjelaskan bahwa pada saat ini sedang berlangsung perundingan damai antara AS dan gerakan Taliban.

Menurut Karzai, perundingan itu dimaksudkan untuk membawa Taliban ke dalam proses rekonsiliasi nasional. Namun, Taliban pernah mengatakan bahwa mereka baru akan ikut berunding kalau tentara asing sudah keluar semua dari Afghanistan.