Pasutri serang polisi Pakistan

Sumber gambar, B
Sepasang suami istri melancarkan serangan bunuh diri yang menewaskan delapan orang di sebuah kantor polisi di Pakistan barat laut, kata Taliban.
Serangan terjadi hari Sabtu (25/6), di Kolachi, di dekat kawasan adat dan kubu pendukung Taliban di Waziristan Selatan.
Pasangan suami-isteri itu memasuki kantor polisi dengan mengenakan burka, yang mereka manfaatkan untuk menyembunyikan senapan, granat tangan dan rompi bom.
Kedua orang tersebut menyandera sejumlah pejabat selama beberapa jam sebelum meledakkan diri, dan menyebabkan tujuh polisi dan seorang pesuruh tewas.
Pasangan tersebut berpura-pura akan menyampaikan pengaduan kepada polisi ketika mereka memasuki pos polisi sebelum melepaskan burka dan mulai menyerang.
Seorang juru bicara Taliban mengatakan serangan tersebut dilancarkan sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden, di Abbotabad, Pakistan, pada 2 Mei oleh tim pasukan khusus Amerika Serikat, dan atas serangan yang dilancarkan aparat pemerintah Pakistan terhadap orang-orang militan.
Wartawan BBC di Islamabad, Orla Guerin, mengatakan pengerahan pasangan suami-isteri sebagai pelaku serangan bunuh diri oleh Taliban Pakistan adalah taktik baru, dan sekaligus ancaman baru.
Wartawan kami menambahkan orang-orang militan sudah pernah mengerahkan bocah kecil sebagai bom hidup.
Suatu serangan bom bunuh diri di kawasan kesukuan Pakistan bulan Desember lalu dikatakan dilakukan oleh seorang wanita.





























