Jepang gelar tes tekanan bagi semua PLTN

nuclear plant

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Tes tekanan untuk menguji kekuatan PLTN

Jepang akan mengadakan tes tekanan bagi semua pembangkit listrik tenaga nuklir yang ada di negara tersebut.

Tes tekanan ini ditujukan untuk menguji ketahanan semua PLTN Jepang menyusul kerusakan yang dialami PLTN Fukushima Daiichi pasca gempa dan tsunami.

Saat ini PLTN Fukushima masih mengalami krisis setelah gempa berkekuatan 9.0 SR dan gelombang tsunami 11 Maret menghancurkan sistem pendingin PLTN yang dioperasikan oleh Tepco.

Bocoran radioaktif sempat terlontar ke udara, tanah, dan laut dalam sebuah insiden bencana nuklir terburuk sejak Chernobyl di tahun 1986.

Bencana gempa dan tsunami itu sendiri merupakan tragedi terburuk bagi Jepang setelah Perang Dunia II.

Sekarang hanya 19 dari 54 reaktor Jepang yang masih beroperasi dan ada banyak PLTN lainnya yang akan ditutup untuk pemeriksaan rutin, memaksa warga untuk menghemat energi.

Tes tekanan yang diadakan kali ini adalah untuk mengetahui seberapa kuat pembangkit nuklir bisa bertahan dari bencana alam besar seperti tsunami.

Menteri Ekonomi Perindustrian dan Perdagangan Banri Kaieda mengumumkan rencana ini sekaligus menjanjikan kalau persediaan listrik di masa puncak musim panas masih cukup tersedia.