Kapal kemanusiaan bertolak ke Gaza

Sumber gambar, AFP
Kapal al-Karama yang membawa sepuluh pegiat pro Palestina berlayar dari Kastellorizo, Yunani, menuju Gaza.
Pegiat internasional yang menentang blokade Israel terhadap Gaza semula akan melakukan aksi bersama sepuluh kapal yang disebut flotilla ke wilayah Palestina.
Namun Yunani mencegah sebagian besar kapal meninggalkan pelabuhan negaranya.
Dijadwalkan kapal ini akan sampai di Gaza hari Senin.
Nahla Chalal, pegiat Palestina, dikutip kantor berita AP mengatakan kapal al-Karama adalah bagian dari flotilla yang digagalkan Yunani.
Menurut Chalal, al-Karama meninggalkan Yunani Sabtu malam dengan membawa 16 penumpang dengan tujuan tunggal "membuat pertanyataan politik".
Sementara itu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton memuji Yunani yang menghentikan kapal berlayar ke Gaza.
"Kami memuji pemerintah Yunani yang melakukan pendekatan konstruktif yang berkonsultasi dengan PBB untuk menangani bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza dan bekerja sama menghindari risiko dari akibat upaya berlayar langsung ke Gaza."
Israel memberlakukan blokade laut tahun 2007 setelah Hamas mengambil alih Jalur Gaza.
Israel menyatakan langkah itu diambil demi keamanan namun pengkritiknya mengatakan kebijakan itu sebagai hukuman kolektif.
Israel juga berulangkali memperingatkan akan menghentikan kapal manapun yang akan menuju Gaza.
Tahun lalu sembilan pegiat Turki tewas di kapalnya sendiri ketika berusaha mencapai Gaza akibat serangan pasukan komando Israel.





























