Pengalihan penjagaan Afghanistan berlanjut

Sumber gambar, AFP
Pasukan Inggris bersiap untuk mengalihkan penjagaan keamanan kawasan paling berbahaya Afghanistan di provinsi Helmand.
Pasukan Afghanistan nantinya akan memegang penuh kekuasaan di kota Lashkar Gah.
Kebijakan pengalihan pengamanan ini dipandang sebagai langkah penting dalam transisi pengalihan kekuasaan sebelum pasukan Nato mengakhiri operasi militer di tahun 2014.
Sebelumnya Nato telah mengalihkan sejumlah kota yang relatif lebih aman di provinsi Bamiyan dan kawasan timur kota Mehter Lam.
Mehter Lam, ibukota provinsi Laghman meski diyakini kota yang cukup aman tetapi sejumlah laporan menyebutkan masih ada serangan mortir di dekat kota tersebut.
Tujuh kawasan akan dialihkan ke penjagaan pasukan lokal sebagaimana yang diumumkan Presiden Hamid Karzai Maret silam, selain Lashkar Gah empat diantaranya adalah provinsi Kabul, provinsi Panjshir, kota Herat, kota Mazar-e Sharif.
Pengalihan ini akan menjadi tantantangan terbesar untuk pasukan Afghanistan di Lashkar Gah, ibukota provinsi Helmand, tempat dimana pemberontak Taliban masih aktif beredar.
Kekerasan juga sering terjadi di kota ini. Senin (18/07) kemarin tujuh polisi dibunuh di sebuah pos penjagaan dekat kota, tidak jauh dari lokasi upacara pengalian keamanan.
Dan Sabtu (16/07) seorang tentara Inggris tewas ditembak saat berpatroli.
Banyak pekerjaan
Ada sekitar 10.000 tentara Inggris yang bertugas di Afghanistan dibawah komando Nato dan mayoritas ditempatkan di Helmand.
Pasukan Inggris ditargetkan akan menyelesaikan tugas dan menarik diri dari Afghanistan pada akhir tahun 2014, tetapi anggota parlemen mengkritik kebijakan ini dengan mengatakan menarik pasukan secepatnya dari Afghanistan justru bisa melemahkan pasukan yang tersisa.
Komite Pertahanan mengatakan rencana penarikan hingga akhir 2014 bisa merusak strategi koalisi internasional. Bagaimanapun Menteri Pertahanan Inggris Liam Fox mengatakan sebenarnya ''masih banyak pekerjaan'' untuk memenuhi target penarikan pasukan.
Wartawan BBC di Afghanistan melaporkan meski tambahan pasukan AS dan puluhan ribu polisi baru Afghanistan telah meningkatkan keamanan, tetapi angka korban kekerasan masih meningkat.
Kualitas polisi Afghanistan masih dianggap buruk dan ada kekhawatiran kalau mereka tidak mampu bertahan dari serangan Taliban.
Kekhawatiran itu semakin meningkat terutama di kawasan Helmand karena polisi Afghanistan akan menjalankan peran penting di masa transisi dan ada juga kekhawatiran tentang korupsi dan moral yang rendah di setiap tingkatan kepolisian.





























