Bom Helmand, 18 tewas

Sumber gambar, none

Paling tidak 18 orang tewas karena bom pinggir jalan di provinsi Helmand, Afghanistan selatan hari Jumat (29/7).

Mereka kemungkinan sedang melakukan perjalanan ke ibu kota provinsi, Lashkar Gah dengan menggunakan bis kecil melalui daerah Nahri Sarraj ketika bom meledak.

Bom pinggir jalan biasanya dipakai Taliban untuk menentang pasukan pimpinan NATO.

Enam bulan pertama tahun 2011 ini tercatat sebagai periode terbanyak korban sipil tewas di Afghanistan sejak perang dimulai.

Tembakan

Wakil komandan polisi Kamaluddin Shirzai mengatakan polisi masih berada di tempat ledakan.

"Sejumlah laporan yang saya terima dari tempat kejadian mengindikasikan semua orang di dalam kendaraan, 18 orang, tewas," katanya kepada kantor berita AFP.

"Sampai sejauh ini kami dapat mengidentifikasi jenazah satu wanita dan tiga pria," tambahnya.

Dia mengatakan kelompok perlawanan menembaki polisi yang diturunkan untuk menangani kejadian tersebut. Tetapi tidak satupun anggota pihak keamanan terluka.

Korban sipil dan militer di Afghanistan mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun ini.

Dari bulan Januari sampai Juni tercatat 1.462 korban sipil tewas, peningkatan 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut laporan PBB baru-baru ini.

Para wartawan melaporkan jalan-jalan semakin sering menjadi garis depan perang Afghanistan.

Tahun lalu lebih 2.400 warga sipil tewas, sebagian besar karena bom pinggir jalan.