Cina berkabung untuk korban kecelakaan KA

Kecelakaan ini menimbulkan kontroversi dan kecaman terhadap pemerintah

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Kecelakaan ini menimbulkan kontroversi dan kecaman terhadap pemerintah

Keluarga kecelakaan kereta api di Cina pada hari Sabtu (23/7) yang menewaskan 40 orang mengunjungi tempat kejadian untuk menghormati kerabatnya.

Anggota keluarga membakar hio dan meletakkan bunga di bawah jembatan jalan di dekat kota Wenzhou Cina timur tempat empat gerbong jatuh.

Sejumlah orang menyatakan kekecewaannya terhadap cara Kementerian Kereta Api menangani tragedi tersebut.

Para pejabat memandang kerusakan sinyal kemungkinan menyebabkan kecelakaan.

Enam gerbong keluar rel, empat di antaranya jatuh dari ketinggian 20 sampai 30 meter, melukai sekitar 200 orang.

Kecelakaan ini memicu kemarahan warga atas kebijakan pemerintah untuk menggenjot percepatan pembangunan jalur kereta kecepatan tinggi.

Pemakai internet dan bahkan sejumlah media pemerintah menuduh para pejabat lebih mementingkan pembangunan ekonomi daripada keamanan warga.

Janji hukuman

Hari Jumat, puluhan keluarga korban berkumpul di tempat kecelakaan untuk menaruh bunga dan membakar hio.

Sebagian orang berkumpul di tempat dimana jenazah korban berada.

Salah satu kerabat korban mengecam cara Kementerian Kereta Api menangani perundingan ganti rugi dengan para keluarga.

"Hari ini kantor pemerintah setempat mengatakan jika kami tidak menandatangani (kesepakatan ganti rugi) mereka tidak akan berurusan lagi," kata Zhang Meilan yang kehilangan keponakan perempuannya kepada kantor berita Reuters.

"Mereka mengatakan jika kami ingin menunggu, kami dapat menunggu disini tetapi mereka tidak akan memperdulikan kami. Cara berpikir seperti apa ini?

Kecelakaan terjadi empat tahun setelah kereta kecepatan tinggi pertama mulai beroperasi di Cina.

Perdana Menteri Wen Jiabao yang mengunjungi tempat kejadian hari Kamis bersumpah akan "menghukum berat" pihak-pihak yang bertanggung jawab.