Mubarak diterbangkan ke Kairo

Mantan Presiden Mesir Husni Mubarak dilaporkan telah meninggalkan rumah sakit di Sharm el-Sheik untuk segera menjalani persidangan di Akademi Kepolisian, Kairo.
Sebuah iring-iringan kendaraan yang mengawal Mubarak terlihat membawanya ke bandara setempat.
Sebelumnya sejumlah sumber pejabat keamanan Mesir mengatakan Mubarak akan diterbangkan dengan helikopter militer yang dilengkapi dengan peralatan medis dari bandara tersebut menuju Kairo.
Mubarak hari ini (3/8) akan disidangkan bersama kedua putranya, Alaa dan Gamal serta mantan Menteri Dalam Negeri Mesir Habib al-Adly.
Enam mantan pejabat di era pemerintahan Mubarak juga akan disidangkan hari ini.
Laporan terakhir menyebutkan sekitar 3.000 pasukan keamanan gabungan dari militer dan kepolisian negara itu dikerahkan untuk menjaga sekitar lokasi persidangan.
Pengunjung padat
Pemerintah sebelumnya berencana menggelar persidangan di sebuah gedung pertemuan yang terletak tengah kota namun belakangan mereka memindahkannnya ke lokasi sekarang karena alasan keamanan.
Di ruang sidang pihak pengadilan telah membuatkan sejumlah kurungan berjeruji besi untuk menempatkan para terdakwa.
Pihak pengadilan membatasi jumlah pengunjung sidang namun demikian diperkirakan akan ada sekitar 600 pengunjung yang akan menghadiri sidang tersebut.
Hakim mengatakan mereka yang hadir harus mendapatkan surat dari pengadilan.
Untuk persidangan ini pengadilan akan memprioritaskan pihak keluarga tertuduh, wartawan yang telah mendapat akreditasi dan keluarga korban.
Sejumlah pengacara korban sempat protes karena mereka tidak diijinkan untuk menghadiri sidang kali ini.
Mubarak akan menghadapi sejumlah dakwaan dalam persidangan kali ini, jaksa penuntut umum sebelumnya mengatakan dia dinilai telah memerintahkan pasukannya untuk bersikap keras terhadap pengunjuk rasa yang menentangnya pada Februari lalu dan berujung pada kematian ratusan orang.
Mubarak juga dituding telah melakukan korupsi selama ia berkuasa.





























