Saham Eropa sempat anjlok 5,5%

Sumber gambar, reuters
Indeks saham-saham eropa seperti FTSE 100 London sempat turun 5,5% pada perdagangan hari Selasa (9/8) tetapi kemudian menjadi positif saat tengah hari.
Sebelumnya nilai saham eropa pernah mengalami penurunan lebih besar, saat terjadinya penjualan sejenis di Amerika Serikat dan Asia.
Tetapi para pedagang tetap mengkhawatirkan tingkat utang AS dan sejumlah negara wilayah euro, serta kemungkinan pengaruhnya terhadap ekonomi mereka yang sudah lemah.
Sementara itu Cina meminta diambilnya langkah global untuk menstabilkan pasar.
Berbicara pada pertemuan rutin kabinet Cina, pemimpin negara tersebut Wen Jiabao menyinggung masalah utang AS dan Eropa dan mendesak negara-negara "terkait" untuk menerapkan kebijakan moneter bertanggung jawab dan mengatasi defisit.
Menurut radio pemerintah, Wen meminta perbaikan kebijakan komunikasi dan koordinasi sementara ketidakpastian yang terjadi saat ini dipandang "merusak perbaikan ekonomi dunia".
Meskipun demikian muncul berita baik dari pasar obligasi dimana keuntungan obligasi pemerintah Spanyol dan Italia mengalami penurunan dalam dua hari ini.
Bank Sentral Eropa (ECB) mulai mencampuri pasar untuk menurunkan biaya pinjaman kedua negara yang sedang berusaha menghindari penyelamatan seperti yang diterima Yunani.
Masalah besar
Pimpinan ECB Jean-Claude Trichet membela keputusan organisasinya," Ini adalah masalah paling besar sejak Perang Dunia Kedua dan dapat menjadi krisis terburuk sejak Perang Dunia Pertama jika para pemimpin tidak mengambil keputusan penting," katanya dalam sebuah wawancara dengan radio Prancis Europe 1.
Trichet mengisyaratkan tanggung jawab utama menangani masalah utang terletak pada pemerintahan-pemerintahan wilayah euro bukannya pada bank sentral.
Wilayah euro berencana memperkuat Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF) agar dapat mulai menyangga obligasi pemerintah dengan cara membelinya di pasar terbuka.
Masing-masing pemerintahan perlu meratifikasi berbagai usulan, keterlambatan melakukan hal ini hanya akan memperparah ketidakpastian yang terjadi saat ini.
Sementara itu Menteri Keuangan Spanyol Elena Salgado kembali menegaskan negaranya tidak memerlukan paket bantuan. Dia mengatakan utang keseluruhan Spanyol adalah 20 angka di bawah rata-rata Uni Eropa, yaitu sekitar 64% PDB Spanyol.





























