Kantor gubernur Afghanistan diserang

Sumber gambar, us embassy kabul
Paling tidak 16 tewas, 29 cedera karena serangan bom bunuh diri kelompok militan Afghanistan terhadap kompleks gubernur di Parwan, kata sejumlah saksi mata dan polisi.
Paling tidak dua ledakan kuat terdengar di daerah yang terletak sekitar satu jam berkendaraan arah barat laut Kabul.
Saksi mata kemudian mengatakan kepada kantor berita Reuters terdengar tembakan.
Gubernur Abdul Basir Salangi mengatakan kepada media setempat bahwa peristiwa ini masih berlangsung.
Kantornya sudah beberapakali menjadi sasaran serangan.
Salangi mengatakan sekitar enam pembom bunuh diri dan kelompok bersenjata menyerang kompleksnya.
Masih berlangsung
"Musuh di dalam kompleks," katanya. "Kami balas melawan."
Wartawan BBC yang baru saja mengunjungi Parwan menemukan pasukan keamanan tidak memadai.
Quentin Sommerville mengatakan perlengkapan polisi tidak mencukupi sementara mereka harus menghadapi milisi Taliban dan peningkatan kejahatan.
Terjadi peningkatan kematian warga sipil di Afghanistan tahun ini karena bom pinggir jalan yang diduga ditempatkan Taliban dan kelompok pemberontak al Qaida.
Hari Sabtu (13/8) jenazah delapan pejabat keamanan Afghanistan yang diculik di Wardak ditemukan di bagian timur negara itu.
Tiga perwira intelijen dan lima polisi menghilang hari Kamis di Wardak, tempat di mana 38 orang tewas ketika milisi menembak jatuh helikopter AS minggu lalu.
Sementara itu lima anggota satu keluarga tewas karena bom pinggir jalan di Helmand.





























