Bom mobil di Nigeria, 10 tewas

Ledakan bom di Abuja

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Pihak berwenang Nigeria menuduh Boko Haram melakukan aksi pemboman di Abuja

Sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan bunuh diri menggunakan bom mobil terhadap gedung PBB di Abuja, ibu kota Nigeria.

Ledakan dahsyat bom itu menghancurkan lantai dasar gedung PBB. Puluhan orang terluka, sebagian dalam kondisi kritis.

Serangan terjadi pukul 11.00 waktu setempat di zona diplomatik di pusat kota dekat Kedubes Amerika Serikat.

Sejumlah saksi mata mengatakan, ledakan terjadi ketika sebuah mobil menabrakkan diri ke bagian depan bangunan setelah menembus dua pembatas keamanan.

Menteri Negara Luar Negeri Nigeria Viola Onwuliri mengatakan kepada BBC, dia telah berkunjung ke tempat kejadian dan menyaksikan "kekagetan terlihat di wajah penduduk setempat".

"Ini bukan serangan terhadap Nigeria namun terhadap masyarakat global," katanya.

Salah seorang staf PBB mengatakan kepada AFP, masih ada orang yang mungkin terperangkap di dalam gedung.

"Saya menyaksikan mayat bergeletakan. Banyak orang mati," ujar Michael Ofilaje, pekerja di Unicef seperti dikutip AP.

Boko Haram dituduh

Seorang pejabat PBB di Nigeria mengatakan kepada BBC, PBB telah menerima informasi bulan lalu akan menjadi sasaran kelompok Islam Boko Haram.

Juni lalu serangan terhadap markas kepolisian dituduh dilakukan Boko Haram, kelompok yang menginginkan pemberlakuan hukum Syariah Islam di Nigeria.

Namun sejauh ini belum ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu.

Nigeria dilanda ketegangan politik yang antara lain terkait dengan perpecahan antara wilayah utara Muslim dan selatan Kristen.

Kelompok radikal Islam yang diketahui bernama Boko Haram yang berarti "pendidikan Barat buruk" menyerang berbagai gedung pemerintah.