Tak ada tentara AS tewas selama Agustus

Sumber gambar, Getty
Untuk pertama kali sejak invasi pimpinan Amerika Serikat ke Irak tahun 2003, di bulan Agustus tak ada tentara AS yang tewas.
Kelompok independen icasualties.org menyiarkan data statistik bulan Agustus di situsnya yang melacak korban tentara Amerika di Irak setiap bulan.
Kolonel Douglas Crissman dari militer Amerika menyatakan data itu menunjukkan kemajuan yang dicapai aparat keamanan di Irak.
Data untuk kematian penduduk sipil dan aparat keamanan Irak bulan Agustus belum tersedia. Namun selama berbulan-bulan telah terjadi serangan besar dengan korban besar.
Pemboman bunuh diri 28 Agustus di sebuah mesjid Sunni menewaskan 32 orang di Baghdad dan serangkain serangan 15 Agustus menewaskan sedikitnya 60 orang.
Akan ditarik
Sebanyak 48.000 tentara Amerika Serikat yang masih berada di Irak akan ditarik akhir tahun ini. Hampir 4.500 tentara Amerika tewas di Irak sejak invasi tahun 2003.
Kolonel Crissman yang bertanggung jawab atas empat provinsi di Irak selatan mengatakan kepada surat kabar New York Times, "Jika Anda pikirkan satu bulan tanpa kematian sulit dibayangkan jika kembali ke saat penambahan pasukan tahun 2007 di mana kami kehilangan tentara setiap hari, puluhan orang salam satu minggu."
Kantor berita AFP mengutip pernyataan Mayor Angela Funaro yang mengatakan, "Agustus merupakan bulan pertama tanpa kematian dalam tugas dan nontempur, termasuk kecelakaan atau sakit".
Pelatihan militer
"Namun terdapat dua rekor lainnya yakni Desember 2009 dan Oktober 2010 ketika tidak ada tentara Amerika tewas dalam tugas namun seorang meninggal bukan dalam tugas tempur," lanjutnya.
Semua tentara Irak harus mundur akhir tahun ini berdasarkan pakta keamanan tahun 2008.
Namun politisi Irak awal Agustus mengumumkan mereka akan melakukan perundingan dengan Washington mengenai misi pelatihan militer setelah tahun 2011.
Kementerian Kesehatan Irak menyebutkan 1.449 penduduk sipil tewas akibat kekerasan dalam 11 bulan ini mulai 1 September lalu sampai awal Agustus.
Selama 11 bulan ini, 543 polisi Irak dan 379 tentara tewas.
Data ini terungkap di Kementerian Dalam Negeri dan pertahanan seperti dilaporkan kantor berita Reuters.





























