Wikileaks keluarkan semua kabel

Wikileaks mencatat jumlah dokumen yang dikeluarkan

Sumber gambar, none

Keterangan gambar, Wikileaks mencatat jumlah dokumen yang dikeluarkan

Situs pembocor informasi Wikileaks mengunggah semua bocoran arsip kabel diplomatik Amerika Serikat di internet.

Kelompok tersebut menyatakan pada situs Twitter-nya bahwa semua kabel yang berjumlah 251.287 diterbitkan pada format yang dapat dicari.

The Guardian dan tiga surat kabar lainnya yang bekerja sama dengan Wikileaks mengatakan mereka "menyesalkan" langkah ini.

Hal ini dilakukan sementara terjadi pertikaian antara Wikileaks dan surat kabar The Guardian tentang siapa yang bertanggung jawab atas dikeluarkannya ribuan kabel yang tidak disensor.

Wikileaks mengatakan lewat tweet bahwa "setelah mengungkapkan 45 tahun diplomasi AS, sekarang adalah waktunya untuk membuka arsip selamanya."

Hal ini dimulai dengan penerbitan sejumlah kabel yang dikelompokkan berdasarkan negara terkait.

Di antaranya adalah 34.687 dokumen tentang Irak, 8.003 mengenai Kuwait, 9.755 tentang Australia, dan 12.606 dokumen mengenai Mesir.

Kecaman

Kelompok ini mendorong pengikutnya di dunia untuk membaca tulisan tersebut dan saling berbagi temuan penting.

Tetapi bank data pencarian diperkirakan akan terbebani dan akhirnya menjadi tidak bisa dipakai.

The Guardian mengatakan arsip ini berisi ribuan dokumen yang disebut sebagai harus "benar-benar dilindungi", istilah yang digunakan staf AS untuk mengisyaratkan sumber-sumber yang dapat menghadapi bahaya jika diketahui jati dirinya.

Sejumlah dokumen menyebutkan nama korban pelecehan seksual, orang yang dihukum pemerintahannya, dan lokasi gedung rahasia pemerintah, lapor koran tersebut.

Dalam pernyataan bersama The Guardian, El Pais, New York Times dan Der Spiegel mengatakan mereka "mengecam keputusan Wikileaks menerbitkan kabel departemen luar negeri yang tidak disensor, yang dapat membahayakan para sumber".

Pernyataan tidak benar

"Hubungan yang kami lakukan dengan Wikileaks sebelumnya berdasarkan pandangan bahwa kami hanya akan menerbitkan kabel setelah melewati proses pemeriksaan bersama. Kami akan terus melanjutkan cara penerbitan bersama seperti ini.

"Kami tidak mendukung penerbitan keseluruhan data yang sebenarnya memang tidak perlu. Kami semua bahkan mengutuknya.

Koran tersebut mengatakan keputusan untuk menerbitkan dokumen dilakukan sendiri oleh pendiri Wikileaks Julian Assange, yang bebas dengan jaminan di Inggris sementara menunggu ekstradisi ke Swedia atas tuduhan perkosaan dan penyerangan seksual.

Wikileaks menjawab lewat Twitter,"The Guardian terus-menerus mengeluarkan pernyataan tidak benar. Nepotisme yang terjadi di The Guardian terlihat jelas telah merusak akuntabilitasnya."