PBB dipersulit temui tersangka sumber Wikileaks

Bradley Manning

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Bradley Manning dituding menyerahkan berkas rahasia ke pengelola situs bocoran informasi rahasia Wikileaks

Penyelidik PBB mengatakan aparat Amerika Serikat mempersulit dia bertemu tersangka sumber informasi rahasia yang disebarkan oleh Wikileaks tanpa pemantauan, Bradley Manning.

Juan Mendez, penyelidik khusus PBB yang menangani kasus penyiksaan, mengatakan dia ''kecewa dan frustasi atas sikap berbelit-belit'' yang dia dapatkan dari jajaran pejabat Amerika.

Manning, yang dituduh membocorkan kawat diplomatik dan militer yang dirahasiakan AS, ditahan di sebuah pangkalan pasukan marinir AS sejak Mei 2010.

Pengacara prajurit berusia 23 tahun itu menyatakan kliennya mendapat perlakuan tidak baik di basis militer tersebut.

Pemerintah AS ''tidak menunjukkan sikap menerima pertemuan rahasia dengan Manning,'' kata Mendez dalam pernyataan.

Penyelidik PBB tersebut secara tersirat menyatakan pihak berwenang AS hanya akan mengizinkan dia membesuk Manning di basis Quantico Marine di Virginia, AS dengan kehadiran pejabat selama pertemuan.

Mendez menegaskan percakapan yang dipantau bertentangan dengan mandat yang diberikan kepada dirinya.

Demi verifikasi

Pertemuan semacam itu tidak memungkinkan dia memverifikasikan apakah orang yang ditahan telah mendapat perlakuan buruk, katanya.

Para pendukung Manning mengatakan dia ditahan dalam kondisi yang sangat keras.

Dia ditahan dalam sel yang sangat spartan selama 23 jam per hari tanpa bisa menggunakan barang milik pribadi, dan secara berkala dipaksa untuk bertelanjang.

Jurubicara Pentagon Kolonel Dave Lapan mengatakan hanya pengacara diperkenankan mengadakan pertemuan rahasia dengan siapa saja yang ditahan di Quantico, lapor kantor berita Reuters.

Kol Lapan juga mengatakan telah terjadi ''penyesatan informasi'' tentang penahanan Manning.

Selain beberapa saat satu bulan lalu, si tertuduh tidak dipaksa tidur telanjang atau dibangunkan berkali-kali, kata Kolonel Lapan.

Manning tengah menunggu pengadilan atas dakwaan bahwa dia telah membocorkan 720.000 dokumen rahasia AS ketika bertugas sebagai analis intelijen Amerika di Irak.

Bulan lalu, juru bicara departemen luar negeri AS PJ Crowley mengundurkan diri setelah dia menyatakan perlakukan negaranya terhadap Manning ''bodoh''.